by

TAGANA KALSEL DITERJUNKAN KE SUMBAR, SIAP LAYANI 10 RIBU PAKET MAKANAN PER HARI DAN BANTU PENCARIAN KORBAN

banner 468x60

Kalimantan Selatan, SuratKabarDigital.com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Sosial kembali mengirimkan personel terbaiknya untuk membantu penanganan bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Sumatera Barat. Sebanyak 9 personel Tagana dan Satgas Pramuka Peduli diberangkatkan menuju lokasi terdampak sebagai bentuk respon cepat atas kondisi darurat.

banner 336x280

Kepala Bidang Penanganan Bencana Dinsos Kalsel, Achmadi, mengatakan bahwa personel yang ditugaskan telah dibekali spesialisasi penting yang sangat dibutuhkan di daerah bencana.

“Tim yang kita kirim terdiri dari spesialis dapur umum yang biasa menangani hingga 10.000 paket makanan per hari, tim layanan dukungan psikososial (LDP), serta ahli Collapsed Structure Search and Rescue (CSSR) untuk pencarian korban di bawah reruntuhan,” ujar Achmadi, Jumat (5/12/2025).

Ia memaparkan sejumlah wilayah di Sumatera Barat, terutama Kabupaten Agam, masih sulit diakses akibat jalur yang terputus dan kerusakan berat infrastruktur. Karena itu, Tagana Kalsel diharapkan dapat membantu percepatan layanan bagi masyarakat terdampak.

“Kondisi saat ini benar-benar luluh lantak. Akses keluar-masuk Padang dan beberapa daerah lain sangat terbatas. Tim kita akan mendukung pencarian korban, membuka dapur umum, dan memberikan pendampingan psikososial bagi penyintas,” jelasnya.

Dinsos Kalsel juga tengah menyiapkan bantuan logistik lanjutan berupa makanan siap saji dan kebutuhan dasar penting, seperti popok dan kebutuhan spesifik perempuan.

“Nanti setelah kebutuhan di lapangan berhasil dipetakan oleh tim, bantuan akan segera dikirim dan diserahkan secara simbolis oleh pimpinan, baik Gubernur maupun perwakilannya,” ucap Achmadi.

Tak hanya Sumbar, Kalsel juga sedang mempersiapkan pengiriman tim tambahan ke Provinsi Aceh yang turut terdampak siklon yang sama.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial yang meminta tambahan pasukan Tagana Kalsel untuk Aceh. Kondisinya di sana juga sangat parah, bahkan disebut lebih parah dari beberapa bencana sebelumnya,” ungkapnya.

Diperkirakan 5–6 personel akan diberangkatkan pada gelombang berikutnya. Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Achmadi menegaskan hal itu tidak mengurangi kesiapan pihaknya.

“Anggaran terbatas bukan kendala. Kita tunggu perkembangan 1–2 hari ke depan dan siap bergerak kapan pun dibutuhkan,” tegasnya.

Ia memastikan seluruh proses penanganan dilakukan secara terukur dan berkoordinasi dengan pihak terkait, dengan fokus utama pada kebutuhan paling mendesak warga terdampak.

“Permakanan menjadi kebutuhan utama para penyintas saat ini. Kami terus memonitor situasi dan memastikan bantuan yang dikirim tepat sasaran,” tutupnya.

banner 336x280