by

PEMPROV KALSEL SIAPKAN PEMUDA JADI PENCIPTA LAPANGAN KERJA DAN INOVASI, BUKAN SEKADAR PENCARI KERJA

banner 468x60

Banjarbaru, SuratKabarDigital.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya mencetak generasi muda yang tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan melahirkan inovasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

banner 336x280

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, dalam sambutan yang dibacakan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Kalsel, Fahrurazi, saat membuka Rapat Fasilitasi dan Koordinasi Bidang Kepemudaan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan Tahun 2026 di Aula H. Maksid, Kantor Setdaprov Kalsel, Banjarbaru, Rabu (15/7/2026).

Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa pemuda merupakan aset strategis bangsa yang sejak dahulu menjadi motor penggerak perubahan, pembangunan, sekaligus pemersatu bangsa.

“Pembangunan bidang kepemudaan di Kalimantan Selatan diarahkan untuk menghasilkan generasi muda yang unggul, religius, inovatif, berdaya saing, serta mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah,” ujar Fahrurazi membacakan sambutan Sekdaprov.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat pembangunan kepemudaan melalui peningkatan kualitas pendidikan, pelatihan kepemimpinan, pengembangan kapasitas, serta membuka lebih banyak peluang kerja dan kewirausahaan bagi generasi muda.

Selain itu, pemerintah juga mendorong berkembangnya ekonomi kreatif berbasis digital serta meningkatkan keterlibatan pemuda dalam pembangunan desa, pelestarian lingkungan, penanggulangan kebencanaan, hingga berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Sekda juga menyoroti tantangan yang dihadapi generasi muda di era digital, mulai dari maraknya penyebaran informasi palsu, penyalahgunaan media sosial, perjudian daring, penyalahgunaan narkoba, radikalisme, hingga berkurangnya interaksi sosial secara langsung.

Di sisi lain, perubahan ekonomi global menuntut pemuda memiliki kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, literasi digital, penguasaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), analisis data, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Meski demikian, berbagai tantangan tersebut dinilai juga membuka peluang besar bagi generasi muda Kalimantan Selatan untuk berkembang.

Menurut Sekda, Kalimantan Selatan memiliki potensi besar di sektor pertanian modern, perkebunan, perikanan, pariwisata, ekonomi kreatif, jasa, hingga industri berbasis sumber daya lokal yang dapat menjadi ruang bagi lahirnya inovasi dan wirausaha muda.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap lahir langkah-langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, organisasi kepemudaan, perguruan tinggi, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan.

Di akhir sambutannya, Sekda mengajak seluruh pihak menjadikan pemuda Kalimantan Selatan sebagai generasi yang mampu menciptakan lapangan kerja, melahirkan inovasi, serta menjadi pelaku utama pembangunan daerah, bukan hanya menjadi pengguna teknologi maupun pencari pekerjaan.

banner 336x280