Kabupaten Banjar, SuratKabarDigital.com – Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Banjar mulai berdampak terhadap aktivitas operasional pasar. Selain mengganggu pelayanan pengelola pasar, pemadaman juga dikeluhkan para pedagang yang mengandalkan peralatan elektronik untuk menjalankan usahanya.
Direktur Perumda Pasar Bauntung Batuah (PBB) Kabupaten Banjar, Rusdiansyah, mengatakan pasokan listrik menjadi kebutuhan vital dalam menunjang operasional pasar, terutama pada hari kerja.
Menurutnya, berbagai aktivitas administrasi hingga pelayanan kepada masyarakat sangat bergantung pada ketersediaan listrik.
“Setiap kegiatan dan aktivitas pemerintah pasar, khususnya di hari kerja, memang sangat membutuhkan aliran listrik tetap menyala. Dengan terjadinya pemadaman, beberapa tugas kami juga agak terganggu,” ujar Rusdiansyah, Senin (27/7/2026).
Untuk meminimalkan dampak, pihak Perumda Pasar Bauntung Batuah berupaya menyesuaikan aktivitas kerja dengan jadwal pemadaman yang telah diinformasikan oleh PLN.
“Kami mencoba beradaptasi dan memaksimalkan jadwal yang sudah disampaikan oleh pihak PLN,” katanya.
Tidak hanya pihak pengelola, dampak pemadaman juga dirasakan langsung oleh para pedagang. Rusdiansyah mengungkapkan, pihaknya telah menerima sejumlah keluhan dari pedagang yang usahanya bergantung pada penggunaan listrik.
“Bagi pedagang sendiri memang ada keluhan terhadap kegiatan yang berlangsung di lapangan. Khususnya pedagang yang biasa berkegiatan menggunakan aliran listrik, mereka juga terdampak dengan adanya pemadaman ini,” ungkapnya.
Keluhan tersebut datang dari pedagang yang menggunakan berbagai peralatan elektronik untuk menunjang aktivitas usaha, seperti kulkas, freezer, hingga peralatan memasak.
“Ada beberapa yang kemarin disampaikan. Mungkin alat elektronik yang digunakan, seperti kulkas, alat-alat masak dan sebagainya yang biasa digunakan untuk pelayanan di pasar,” jelas Rusdiansyah.
Ia berharap kondisi kelistrikan di Kabupaten Banjar segera kembali normal agar aktivitas pengelolaan pasar dan roda perekonomian masyarakat dapat berjalan tanpa hambatan.
“Listrik merupakan kebutuhan utama, baik bagi operasional pasar maupun bagi pedagang dalam menjalankan usahanya. Kami berharap kondisi ini segera normal sehingga aktivitas ekonomi masyarakat kembali berjalan lancar,” pungkasnya.















































