Press "Enter" to skip to content

FESTIVAL BECATUK DAUH 2024 DITUTUP, WABUP BANJAR MINTA TETAP LESTARIKAN BUDAYA


Kabupaten Banjar, SuratKabarDigital.com – Cuaca hujan temani malam grand final Festival Becatuk Dauh 2024, di RTH Alun-alun Ratu Zalecha Martapura, Selasa (26/3/2024). Meski demikian, kegiatan yang digelar Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar, tetap berlangsung meriah dan para penonton tetap bersemangat mendukung grup favoritnya saat malam grand final tersebut.

Kegiatan tersebut juga dihadiri langsung Wakil Bupati (Wabup) Banjar Said Idrus Al Habsyie, sekaligus menutup kegiatan.

Menurutnya, festival ini tidak hanya menghidupkan kembali tradisi memukul beduk atau becatuk dauh, tetapi juga mengangkat kearifan lokal serta nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.

“Kita menyadari dalam era globalisasi seperti sekarang ini, menjaga dan melestarikan budaya lokal menjadi suatu keharusan yang tidak bisa diabaikan. Melalui festival ini, kami berharap dapat menginspirasi generasi muda untuk turut aktif dalam melestarikan budaya dan tradisi islami yang ada sejak dahulu,” ucapnya.

Adapun 9 dari 33 grup yang berhasil lolos ini tampak tampil menunjukkan kepiawaiannya dalam menabuh dauh maupun bersyair.

Sementara itu, Kepala Disbudporapar Banjar Irwan Jaya, dalam laporannya meminta dukungan seluruh pihak agar tradisi becatuk dauh ini tetap terjaga melalui komitmen bersama, support disegala aspek.

“Baik pembinaan informal di wadah organisasi masyarakat maupun pelestarian eksistensinya diberbagai even lomba,” kata Irwan Jaya.

Jika diizinkan, lanjut Irwan, Disbudporapar selaku panitia pelaksana festival akan mencoba mengemas even lomba ini menjadi lebih baik lagi dalam level provinsi, jika perlu dalam level nasional.

Adapun pemenang dalam festival tersebut sebagai berikut:

– Terbaik I Grup Islahul Ummah (Murung Keraton Martapura).
– Terbaik II Grup Al Munir (Tunggul Irang Seberang).
– Terbaik III Grup El Barokah EBR (Martapura).
– Harapan I Grup Al Banjary (Murung Kenanga).
– Harapan II Grup Al Ishlah (Air Santri Murung Kenanga).
– Harapan III Grup Baitul Huda (Pekauman).
– Juara favorit Grup An Nasir (Kampung Melayu Ulu).
– Busana terbaik Grup Annadhir (Murung Kenanga).

Festival Rudat
– Juara I – Grup Albab.
– Terbaik II Grup Karya Baru.
– Terbaik III Grup Aidatul Qolbi.
– Juara favorit Grup Sekar Baintan

Festival Rudat Remaja
– Juara I SMPN 1 Astambul.
– Terbaik II SMPN 1 Gambut.
– Terbaik III SMPN 4 Martapura.
– Juara favorit Madrasah Ibtidaiyah Nurul Iman.

Selain mendapatkan trofi para pemenang juga berhak membawa pulang piagam penghargaan dan sejumlah uang pembinaan.

Perlu diketahui, babak grand final tersebut menghadirkan tiga juri, yakni Muhammad Syahid, Muhammad Rusdi dan Abdurrahman.
(Randi, red)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *