by

UBI KAYU JADI SENJATA BARU KETAHANAN PANGAN BANJAR, DISTAN KEMBANGKAN VARIETAS SUPER PRODUKTIF DI KIRAM

banner 468x60

Kabupaten Banjar, SuratKabarDigital.com – Di tengah tantangan menjaga ketahanan pangan daerah, Pemerintah Kabupaten Banjar mulai melirik ubi kayu sebagai komoditas strategis masa depan. Melalui Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Banjar, pengembangan ubi kayu varietas unggul Kristal Batollaku resmi dimulai di Desa Kiram, Kecamatan Karang Intan, Selasa (9/6/2026).

banner 336x280

Penanaman dilakukan pada lahan seluas 0,25 hektare sebagai bagian dari upaya diversifikasi pangan sekaligus pemanfaatan lahan produktif untuk memperkuat kemandirian pangan daerah.

Varietas Kristal Batollaku dipilih karena memiliki produktivitas tinggi. Dalam satu pohon, ubi kayu ini mampu menghasilkan bobot panen antara 7 hingga 10 kilogram dengan masa panen yang relatif singkat, sekitar tujuh bulan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banjar, Warsita, mengatakan pengembangan komoditas ubi kayu tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi pangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi petani.

“Kegiatan ini merupakan komitmen kami dalam pemanfaatan lahan secara produktif guna mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh di Kabupaten Banjar,” ujar Warsita.

Menurutnya, ubi kayu memiliki potensi besar sebagai pangan alternatif yang dapat mendukung ketersediaan pangan masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan petani.

“Lewat sinergi kuat ini, komoditas ubi kayu diproyeksikan menjadi pangan alternatif yang mampu mendongkrak ekonomi dan kesejahteraan petani Kabupaten Banjar,” tambahnya.

Program pengembangan ubi kayu tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak. Kegiatan dihadiri Kepala Bidang Sarana Tanaman Pangan dan Hortikultura, Perkebunan dan Peternakan Nurul Chatimah, perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ketua Tim Kerja Kabupaten Banjar Sigit Triyanto, Koordinator Penyuluh, PPL Karang Intan, petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), hingga kelompok tani setempat.

Antusiasme para petani yang hadir menunjukkan optimisme terhadap prospek komoditas ini. Selain dinilai mudah dibudidayakan, ubi kayu juga memiliki pasar yang cukup luas, baik sebagai bahan pangan maupun bahan baku industri.

banner 336x280