by

POLRES BANJAR BEDAH RUMAH LANSIA MISKIN DI PARAMASAN, WUJUD KEPEDULIAN NYATA

-HUKUM-173 Views
banner 468x60

Kabupaten Banjar, SuratKabarDigital.com – Kepedulian terhadap warga kurang mampu kembali ditunjukkan jajaran Polri melalui aksi bedah rumah di Desa Paramasan Bawah, Kecamatan Paramasan, Kabupaten Banjar, Rabu (29/4/2026). Kegiatan ini tak hanya menjadi bentuk respon atas persoalan sosial, tetapi juga memantik semangat gotong royong warga setempat.

banner 336x280

Sejak pagi hari, aparat kepolisian bersama masyarakat mulai bergerak melakukan perbaikan rumah milik pasangan lansia, Suni dan Marsitah. Keduanya diketahui hidup dalam kondisi sangat memprihatinkan, tanpa keluarga dan bergantung pada bantuan orang lain untuk kebutuhan sehari-hari.

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin Kapolsek Sungai Pinang, AKP Syahbana, bersama personel Polsek dan Polsubsektor Paramasan. Usai apel, seluruh tim langsung menuju lokasi di Dusun Pal 3 RT 03 untuk memulai proses bedah rumah.

Setibanya di lokasi, petugas terlebih dahulu mengevakuasi pasangan lansia tersebut ke rumah warga sekitar demi keamanan selama proses pembongkaran berlangsung. Selanjutnya, rumah yang sebelumnya dalam kondisi tidak layak huni langsung dibongkar secara menyeluruh.

Proses pembongkaran turut melibatkan pembakal desa, aparat desa, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Suasana kebersamaan tampak kental hingga kegiatan berlangsung sampai sore hari.

Rumah yang dibedah diketahui berukuran sekitar 4×6 meter, terbuat dari kayu dengan kondisi rusak parah dan tidak memiliki fasilitas dasar seperti MCK. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kesehatan dan keselamatan penghuninya.

Plt Kasi Humas Polres Banjar, Iptu M. Rifani, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata empati Polri terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan sosial dan ekonomi.

“Bedah rumah ini merupakan wujud kepedulian Polri, khususnya Polda Kalsel, Polres Banjar, hingga jajaran di tingkat kecamatan dan desa, untuk membantu warga yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini tidak berhenti pada tahap pembongkaran saja. Proses pembangunan akan dilanjutkan keesokan harinya dengan melibatkan warga yang memiliki keahlian di bidang pertukangan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan rumah yang sebelumnya tidak layak huni dapat berubah menjadi tempat tinggal yang aman, sehat, dan nyaman bagi penghuninya.

banner 336x280