Kabupaten Banjar, SuratKabarDigital.com — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Banjar mencoba membangun wajah politik yang tak hanya berorientasi pada perolehan suara dan kursi legislatif.
Hal itu terlihat dalam rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) PKB ke-28 yang dirangkai dengan tasyakuran pascapelantikan pengurus, konsolidasi internal hingga peluncuran sejumlah kegiatan keagamaan dan pendidikan.
Ketua DPC PKB Kabupaten Banjar, M Zaini, mengatakan pihaknya ingin menjadikan PKB sebagai gerakan yang tidak hanya bergerak dalam urusan politik praktis.
“PKB ini gerakan bukan hanya gerakan bumi, tapi gerakan langit. Kita mencoba melangitkan PKB,” kata Zaini.
Menurutnya, PKB tidak boleh hanya hadir ketika momentum politik lima tahunan. Partai, kata dia, juga harus memberikan manfaat melalui pengetahuan, pendidikan dan kegiatan sosial-keagamaan.
“PKB bukan hanya mencari suara atau mencari kursi. Tapi juga memberi pengetahuan, memberi pencerahan dan memberi ilmu. Kalau yang dewan dapat kursi, kalau yang bukan dewan dapat ilmu,” ujarnya.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni meresmikan Majelis Ta’lim, Zikir dan Sholawat yang mengusung semangat meneruskan perjuangan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau Datu Kelampayan.
Zaini menyebut kegiatan tersebut sejalan dengan perjuangan PKB dalam menjaga nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah serta semangat Islam rahmatan lil alamin.
Tak berhenti di bidang keagamaan, PKB Banjar juga membentuk lembaga pendidikan bernama Bang Sandong (Kebangkitan Santri Banjar Indonesia).
Lembaga tersebut diarahkan menjadi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sebagai bagian dari upaya membantu pemerintah menangani anak tidak sekolah (ATS).
“Ini dalam upaya membantu pemerintah memutus ATS. Baru dibentuk, siswanya sudah sekitar 20 orang,” ungkap Zaini.
Untuk sementara, kegiatan pendidikan tersebut berjalan di sekitar lokasi kegiatan PKB dan nantinya akan dikembangkan melalui kerja sama dengan sejumlah lembaga pendidikan, termasuk madrasah diniyah.
Selain pendidikan dan keagamaan, rangkaian Harlah PKB juga diisi kegiatan penghijauan dengan pembagian bibit tanaman serta bibit cabai dan terong kepada masyarakat.

Langkah itu disebut sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan di tengah cuaca panas yang melanda sejumlah wilayah.
Sementara dari sisi internal partai, kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum konsolidasi. DPC PKB Banjar memanggil jajaran pengurus PAC untuk melakukan penataan struktur hingga tingkat ranting.
“Konsolidasi langit, konsolidasi bumi. Bumi struktur kita rapikan,” tegasnya.
Dari sisi politik, Zaini memasang target peningkatan perolehan kursi PKB di DPRD Kabupaten Banjar. Jika sebelumnya menargetkan lima kursi, kini pihaknya ingin meningkatkan capaian tersebut.
“Kalau kita lima kursi, minimal tujuh kursi lah,” katanya.
Rangkaian kegiatan Harlah PKB ke-28 juga akan dilanjutkan dengan lomba catur yang digelar bekerja sama dengan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi).










































