Kabupaten Banjar, SuratKabarDigital.com – Musibah kebakaran yang terjadi di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, menyisakan kerugian bagi tujuh kepala keluarga dengan total 19 jiwa. Kondisi tersebut mendapat perhatian langsung dari Anggota DPRD Kabupaten Banjar, Hj Helda Rina, yang turun ke lokasi untuk melihat kondisi warga terdampak.
Kedatangan Hj Helda Rina sekaligus menjadi bentuk kepedulian dan upaya menyerap langsung kebutuhan masyarakat pascakebakaran. Ia mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar agar segera memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya terdampak.
Menurutnya, warga yang menjadi korban membutuhkan perhatian, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar setelah tempat tinggal mereka mengalami kerusakan akibat kebakaran.
“Yang paling penting sekarang adalah memastikan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan dan kebutuhan dasarnya terpenuhi. Pemerintah daerah harus hadir dan jangan sampai warga menghadapi kondisi ini sendirian,” ujarnya.
Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar, kebakaran terjadi sekitar pukul 21.59 WITA. Petugas Sektor Gambut tiba di lokasi sekitar pukul 22.05 WITA untuk melakukan penanganan.
Proses pemadaman kemudian dilanjutkan dengan pendinginan hingga selesai sekitar pukul 00.36 WITA.
Dalam kejadian tersebut, empat rumah mengalami rusak berat, sedangkan tiga rumah lainnya mengalami rusak sedang. Sebanyak tujuh kepala keluarga dengan total 19 jiwa terdampak akibat peristiwa tersebut.
Empat rumah yang mengalami rusak berat masing-masing dihuni Syarifudin dengan satu KK dan dua jiwa, Fajri satu KK tiga jiwa, Suriadi satu KK tiga jiwa, serta Uwa Jamhari satu KK tiga jiwa.
Sementara tiga rumah yang mengalami rusak sedang dihuni Bu Le sebanyak dua jiwa, Adi (Ahyat) tiga jiwa, dan Husin tiga jiwa.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Petugas DPKP Kabupaten Banjar bersama relawan pemadam kebakaran bergerak cepat melakukan pemadaman dan pendinginan. Upaya tersebut berhasil mengendalikan api sehingga tidak meluas ke bangunan lainnya.
Hj Helda Rina menilai kondisi warga terdampak perlu segera ditindaklanjuti pemerintah daerah. Menurutnya, bantuan tidak hanya dibutuhkan untuk penanganan darurat, tetapi juga sebagai bentuk dukungan bagi masyarakat untuk kembali menjalani kehidupan setelah rumah mereka mengalami kerusakan.
Ia menyatakan akan membawa kondisi yang ditemuinya di lapangan untuk menjadi perhatian dan bahan perjuangan di DPRD Kabupaten Banjar.
“Kita akan terus mendorong agar bantuan dari pemerintah daerah bisa segera diberikan. Apa yang kita lihat di lapangan akan menjadi bahan untuk disampaikan dan diperjuangkan,” tegasnya.
Ia berharap bantuan dapat diberikan secara cepat dan tepat sasaran, sehingga beban tujuh kepala keluarga yang terdampak kebakaran tersebut dapat sedikit berkurang.
















































