by

CEGAH KECANDUAN GAWAI, PEMKO BANJARBARU DORONG POLA ASUH ADAPTIF BERBASIS NILAI

banner 468x60

Banjarbaru, SuratKabarDigital.com — Pemerintah Kota Banjarbaru melalui DP3APMP2KB Kota Banjarbaru menggelar sosialisasi Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) bagi kader PKK dan organisasi wanita se-Kota Banjarbaru di Aula Gawi Sabarataan, Senin (13/4/2026).

banner 336x280

Kegiatan ini bertujuan membekali para orang tua dan kader dengan pemahaman yang tepat dalam mendampingi tumbuh kembang anak dan remaja di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi yang kian masif.

Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni, dalam sambutannya menegaskan bahwa pola asuh menjadi faktor kunci dalam membentuk karakter generasi masa depan. Ia menyebut tantangan yang dihadapi orang tua saat ini semakin kompleks, mulai dari paparan konten negatif hingga risiko kecanduan gawai.

“Era digital memberikan kemudahan akses informasi yang juga membawa risiko besar bagi perkembangan mental dan moral anak jika tidak diawasi dengan bijak. Pola asuh yang tepat (PAAREDI) adalah benteng pertahanan utama keluarga,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Pemko Banjarbaru berharap para peserta tidak hanya memahami konsep pola asuh digital, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat disebarluaskan hingga ke tingkat keluarga dan masyarakat.

Sosialisasi ini menitikberatkan pada edukasi praktis, seperti pengaturan waktu penggunaan media sosial, serta pentingnya membangun komunikasi yang sehat antara orang tua dan anak di tengah era digital.

Dengan pola asuh yang adaptif namun tetap berlandaskan nilai agama dan norma sosial, Pemko Banjarbaru optimistis anak-anak di daerah ini dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam karakter.

banner 336x280