Banjarbaru, SuratKabarDigital.com – Antrean panjang truk pembeli solar di SPBU Loktabat Selatan, Jalan A. Yani Kilometer 31 Banjarbaru, yang belakangan menjadi sorotan publik, akhirnya mendapat langkah penanganan. Setelah sebulan terakhir antrean mengular hingga sekitar satu kilometer dan memakan bahu jalan, pemerintah bersama pengelola SPBU sepakat menyiapkan lahan khusus sebagai lokasi antrean agar tidak lagi mengganggu arus lalu lintas.
Sebelumnya, antrean kendaraan hanya terjadi di dalam area SPBU. Namun sejak Juni 2026, kapasitas lahan yang terbatas membuat barisan truk meluber ke Jalan A. Yani Km 31–32, memicu kemacetan dan meningkatkan risiko kecelakaan di jalur utama tersebut.
Merespons kondisi itu, Kecamatan Banjarbaru Selatan menggelar rapat koordinasi di Kantor Kecamatan, Senin (20/7/2026), yang dihadiri instansi terkait, pengelola SPBU, serta pemilik lahan. Fokus utama pertemuan adalah mempercepat penyediaan lahan khusus sebagai kantong antrean truk.
Camat Banjarbaru Selatan, Muhamad Firman, mengatakan proses percepatan kini difokuskan pada pembersihan lahan dan penyelesaian komitmen antara pemilik lahan dengan penyewa di bagian depan kawasan tersebut.
“Bagaimana lahan yang bisa di-clearing dibersihkan menggunakan grader, sambil menyelesaikan komitmen antara pemilik lahan dengan penyewa lahan yang ada di bagian depan,” ujar Firman.
Ia menjelaskan, bagian belakang lahan telah kosong sehingga pekerjaan dapat segera dilanjutkan dengan pembangunan akses keluar-masuk kendaraan.
“Lahannya sendiri sudah bersih dan sekarang fokus dikerjakan pembuatan jembatan keluar masuk truk yang akan dilakukan koordinasi dengan pemilik lahan,” katanya.
Firman menambahkan, para sopir truk pada prinsipnya mendukung pemindahan antrean ke lokasi khusus karena dinilai lebih tertib dan tidak menghambat pengguna jalan lainnya.
Dari hasil rapat, seluruh tahapan persiapan akan dipercepat agar lokasi antrean baru segera dapat difungsikan. Jika terealisasi, antrean truk pengangkut BBM tidak lagi memenuhi badan Jalan A. Yani Kilometer 31–32 sehingga arus lalu lintas di kawasan tersebut diharapkan kembali lancar, aman, dan tertib.
Sementara itu, Pengelola SPBU Loktabat Selatan, Ahmad Yunani, mengungkapkan pihaknya telah lama berupaya mencari lahan yang dapat dimanfaatkan sebagai area parkir sekaligus lokasi antrean kendaraan.
Menurutnya, koordinasi telah dilakukan bersama pengurus RT dan RW setempat untuk mencari lokasi yang mampu menampung truk tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.
“Alhamdulillah upaya kami membuahkan hasil dengan area parkir khusus antrean mobil yang akan mengisi BBM di Jalan Sidodadi II, tepat di samping ritel modern,” ujar Ahmad Yunani.
Ia menambahkan, lokasi tersebut masih memiliki saluran drainase di bagian depan sehingga pengelola SPBU berencana membangun jembatan sebagai akses keluar-masuk truk menuju area parkir.
Apabila seluruh pekerjaan infrastruktur rampung dalam waktu dekat, solusi ini diharapkan menjadi jawaban atas persoalan antrean solar yang selama ini menjadi keluhan pengguna jalan sekaligus meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas di salah satu ruas utama Kota Banjarbaru.










































