Kalimantan Selatan, SuratKabarDigital.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat dengan mengawal seluruh usulan dari kabupaten/kota ke Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Kepala Dinas Sosial Kalsel, M Farhanie, menegaskan bahwa seluruh usulan sebenarnya telah disampaikan ke pemerintah pusat, meski terdapat perbedaan informasi terkait jumlah yang disetujui.
“Yang disampaikan saat Musrenbang itu baru dua. Padahal seluruh usulan sudah kita ajukan. Saat ini yang sudah terbangun ada tiga, dan enam lainnya dalam proses serta sudah disetujui kementerian,” ujar Farhanie di Banjarbaru, Rabu (8/4/2026).
Ia mengungkapkan, masih ada tiga daerah yang belum mendapatkan persetujuan akibat kendala teknis, terutama terkait ketersediaan lahan. Di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, lokasi yang diusulkan berpotensi terdampak banjir sehingga perlu dicari alternatif. Sementara di Kota Banjarmasin, luas lahan yang diajukan belum memenuhi syarat minimal.
“Untuk Banjarmasin, lahannya baru empat hektare, sementara syaratnya lima hektare, jadi masih kurang satu hektare,” jelasnya.
Meski demikian, Farhanie optimistis seluruh daerah dapat segera memenuhi persyaratan sehingga pembangunan Sekolah Rakyat bisa merata di seluruh Kalsel.
Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, memastikan pihaknya akan mengawal realisasi program tersebut hingga tuntas.
“Nanti kita kawal. Kendalanya hanya selisih satu hektare, ini bisa dibicarakan, mungkin ada relaksasi. Yang penting programnya berjalan,” tegas Cucun.
Ia menilai progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kalsel sudah cukup baik, dengan sebagian besar kabupaten/kota dinyatakan siap dan hanya menyisakan beberapa daerah yang masih terkendala lahan.
“Dari paparan, hampir semua sudah siap. Hanya tiga yang bermasalah lahan. Berarti sekitar sepuluh sudah selesai, tinggal pengawalan,” tambahnya.
Cucun juga menyebut pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar program Sekolah Rakyat dapat masuk dalam skema pembiayaan APBN 2026, termasuk peluang penganggaran secara multiyears.
Selain itu, ia memberikan motivasi kepada para siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 09 Banjarbaru agar memanfaatkan kesempatan pendidikan dengan maksimal.
“Kesempatan ini luar biasa, jangan disia-siakan. Terus semangat punya cita-cita, karena dari situ semangat belajar akan tumbuh,” pesannya.
















































