by

SIGAP BUMIL DI RSUD RATU ZALECHA, IBU HAMIL DIAJAK KENALI TANDA BAHAYA KEHAMILAN SEJAK DINI

banner 468x60

Kabupaten Banjar, SuratKabarDigital.com – Upaya menekan risiko komplikasi kehamilan terus dilakukan RSUD Ratu Zalecha. Melalui program edukasi bertajuk SIGAP BUMIL (Siap Menanggapi Tanda Bahaya pada Ibu Hamil), para calon ibu dibekali pengetahuan untuk mengenali gejala berbahaya yang dapat mengancam keselamatan ibu dan janin.

banner 336x280

Kegiatan penyuluhan kesehatan tersebut dilaksanakan oleh Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD Ratu Zalecha bersama mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Ners Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Lambung Mangkurat (FKIK ULM) di Poliklinik KIA RSUD Ratu Zalecha, Senin (8/6/2026).

Dalam penyuluhan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai berbagai tanda bahaya kehamilan yang membutuhkan penanganan medis segera. Mulai dari perdarahan, sakit kepala hebat, pandangan kabur, pembengkakan pada wajah dan tangan, berkurangnya gerakan janin, demam tinggi, hingga pecah ketuban sebelum waktunya.

Selain itu, ibu hamil juga diedukasi mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan rutin atau Antenatal Care (ANC) untuk memantau kondisi kesehatan ibu dan perkembangan janin secara berkala.

Materi yang disampaikan mencakup berbagai pemeriksaan yang dilakukan saat kunjungan ANC, seperti pengukuran berat badan dan tekanan darah, pemeriksaan denyut jantung janin, pemantauan pertumbuhan janin, hingga pemberian tablet tambah darah dan imunisasi yang diperlukan selama masa kehamilan.

Ketua Tim PKRS RSUD Ratu Zalecha, Dwi Retmasushanty Arsini, menegaskan bahwa kesadaran ibu hamil terhadap tanda bahaya kehamilan menjadi kunci penting dalam mencegah komplikasi yang berisiko fatal.

“Melalui edukasi ini, kami berharap ibu hamil dan keluarga dapat lebih waspada terhadap tanda bahaya kehamilan serta tidak menunda untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila muncul keluhan,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan keluarga juga menjadi faktor penting dalam mendukung kesehatan ibu hamil, terutama dalam pengambilan keputusan saat terjadi kondisi darurat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen RSUD Ratu Zalecha dalam meningkatkan pelayanan kesehatan melalui pendekatan promotif dan preventif. Kolaborasi dengan institusi pendidikan kesehatan juga diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan ibu dan anak.

Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai tanda bahaya kehamilan, diharapkan angka komplikasi kehamilan dapat ditekan dan keselamatan ibu serta bayi dapat lebih terjamin.

banner 336x280