Kabupaten Banjar, SuratKabarDigital.com – Aksi pelecehan seksual dengan modus begal payudara dan bokong yang meresahkan perempuan di wilayah Martapura mulai menemui titik terang. Polisi mengamankan seorang pria berinisial TS, Kamis (13/8/2026) malam, warga Tanjung Rema Kabupaten Banjar, yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.
Kapolres Banjar AKBP Dr Fadli melalui Kapolsek Martapura Kota Iptu Aulya Safi’i mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap TS.
“Untuk laporan polisi yang kami terima, sementara baru satu korban yang melapor dan TKP-nya berada di Jalan Veteran. Namun, dari pengakuan pelaku sudah melakukan aksinya sebanyak 7 kali di lokasi yang berbeda,” ujar Iptu Aulya.

Adapun 7 lokasi yang diakui pelaku, yakni Gunung Ronggeng Banjarbaru, Karangan Putih, Tanjung Rema, Jalan Al Basia, Jalan Vetran sebanyak dua kali, serta Jalan Menteri 4.
“Untuk modusnya masih kami dalami. Dari keterangan awal secara persuasif, ada pengakuan bahwa mungkin sifatnya coba-coba atau penasaran ketika melihat perempuan dari belakang,” jelasnya.
TS diketahui telah berkeluarga, namun tidak tinggal bersama istrinya yang berada di Jawa Barat. Sementara TS tinggal bersama kakaknya dan bekerja di Martapura.
Atas perbuatannya, polisi menjerat TS dengan Pasal 6 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS). Ancaman hukumannya lebih dari lima tahun penjara.

Iptu Aulya juga menegaskan, TS yang diamankan polisi berbeda dengan terduga pelaku begal payudara di wilayah Sungai Sipai. Perbedaan tersebut terlihat dari ciri-ciri pelaku maupun kendaraan yang digunakan.
“Sepertinya berbeda dengan pelaku yang ada di Sungai Sipai. Ciri-ciri fisik dan motor yang digunakan juga berbeda. Untuk yang di Sungai Sipai masih dalam penyelidikan,” katanya.
Polisi masih memburu kemungkinan adanya korban lain dan meminta masyarakat yang pernah mengalami kejadian serupa untuk tidak ragu melapor.
“Ini sangat meresahkan, khususnya bagi perempuan yang beraktivitas pagi maupun malam hari. Kami mohon doa agar kasus-kasus lainnya juga bisa kami ungkap,” pungkasnya.












































