by

JAWAB TANTANGAN GLOBAL, ALI SYAHBANA INSTITUTE SIAP TEMPA SDM UNGGUL

banner 468x60

banner 336x280

Kabupaten Banjar, SuratKabarDigital.com — Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kalimantan Selatan memasuki babak baru. Sebuah lembaga kajian bernama Ali Syahbana Institute resmi diperkenalkan, Senin (4/5/2026), dengan membawa misi yang cukup berbeda: meninggalkan pendekatan teoritis semata dan langsung menyasar kebutuhan nyata di lapangan.

Didirikan oleh M. Ali Syahbana, lembaga ini hadir sebagai respons atas kesenjangan antara penguasaan ilmu dan kemampuan implementasi yang selama ini dinilai masih lebar.

“Kita tidak bisa lagi hanya kuat di teori. SDM hari ini dituntut adaptif dan mampu mengeksekusi,” tegas Ali.

Berbeda dari lembaga kajian pada umumnya yang kerap dianggap eksklusif atau “menara gading”, Ali Syahbana Institute justru memosisikan diri sebagai jembatan antara dunia akademik dan kebutuhan praktis masyarakat. Fokusnya bukan hanya menghasilkan kajian, tetapi memastikan hasil tersebut bisa langsung diterapkan di berbagai sektor.

Langkah ini diperkuat dengan menggandeng sejumlah tokoh berpengalaman di bidangnya. Nama-nama seperti Abdul Haris Makkie, Ahmad Yunani, dan Nanda Febryan Pratamajaya masuk dalam jajaran dewan pakar.

Menurut Ahmad Yunani, kehadiran lembaga semacam ini sudah menjadi kebutuhan mendesak bagi daerah. Ia menilai, tantangan global saat ini tidak hanya menuntut kecerdasan intelektual, tetapi juga kesiapan teknis dan mental masyarakat.

“Kolaborasi antara akademisi dan praktisi menjadi kunci agar SDM kita tidak hanya siap secara konsep, tapi juga kuat dalam praktik,” ujarnya.

Berkantor di Karang Intan, Ali Syahbana Institute menargetkan pengembangan jejaring lintas sektor, baik di tingkat daerah maupun nasional. Kolaborasi ini diharapkan mampu membentuk ekosistem pengembangan SDM yang berkelanjutan dan berdaya saing.

banner 336x280

News Feed