by

125 PELAJAR BANJAR DIGEMBLENG JADI RELAWAN MUDA, DIBEKALI SKILL PERTOLONGAN PERTAMA

banner 468x60

Kabupaten Banjar, SuratKabarDigital.com – Sebanyak 125 pelajar dari 25 sekolah di Kabupaten Banjar digembleng melalui Latihan Gabungan Palang Merah Remaja (PMR) Madya dan Wira se-Kabupaten Banjar Zona 1.

banner 336x280

Kegiatan yang digelar Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banjar tersebut berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Martapura, Sabtu (8/8/2026) pagi.

Bukan sekadar latihan organisasi, para pelajar tingkat SMP hingga SMA tersebut dibekali kemampuan pertolongan pertama sebagai bekal menghadapi kondisi darurat sekaligus menjadi calon relawan PMI di masa depan.

Latihan gabungan itu dibuka Wakil Bupati Banjar sekaligus Ketua PMI Kabupaten Banjar, Habib Idrus Al Habsyi.

Ia mengatakan, PMR merupakan salah satu pintu awal untuk menumbuhkan calon-calon sukarelawan PMI yang memiliki jiwa kemanusiaan, disiplin dan kepedulian terhadap sesama.

“Latihan gabungan ini bukan sekadar ajang berkumpul atau menguji ketangkasan teknis pertolongan pertama, pertolongan bencana maupun keluarga. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan wadah untuk mempererat silaturahmi dan solidaritas, penguatan karakter dan keterampilan, serta penerapan Tri Bakti PMR,” ujar Habib.

Menurutnya, kemampuan yang diperoleh para peserta diharapkan tidak berhenti di lingkungan sekolah. Pengetahuan tersebut juga dapat dimanfaatkan ketika berada di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi musibah maupun kondisi darurat.

Habib meminta para peserta serius mengikuti seluruh materi yang diberikan para pelatih.

“Jaga kesehatan dan simak apa yang disampaikan pelatih dengan baik, karena manfaatnya sangat besar. PMI merupakan organisasi kemanusiaan yang hadir untuk melayani masyarakat,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Markas PMI Kabupaten Banjar, Nova Yuliana Sari, menjelaskan latihan gabungan tersebut merupakan kelanjutan dari kegiatan tahun sebelumnya yang berfokus pada materi Manajemen Palang Merah Remaja.

Kali ini, peserta mendapat pembekalan mengenai Pertolongan Pertama. Materi tersebut sekaligus menjadi evaluasi untuk mengukur kemampuan PMR Madya dan Wira agar semakin cakap dan siap menjadi relawan muda.

“Latihan kali ini tentang Pertolongan Pertama yang merupakan evaluasi bagi PMR Madya dan Wira agar lebih cakap menjadi relawan muda,” jelas Nova.

Dari 125 peserta, mereka berasal dari 25 sekolah, terdiri atas anggota PMR Wira tingkat SMA dan PMR Madya tingkat SMP sederajat.

banner 336x280