by

INOVASI SPIRITUAL PERAWAT RSD IDAMAN TEMBUS FORUM INTERNASIONAL, DIPRESENTASIKAN DI HADAPAN PESERTA BERBAGAI NEGARA

banner 468x60

BANJARBARU, SuratKabarDigital.com – Inovasi pelayanan keperawatan dari rumah sakit daerah kembali mendapat panggung internasional. Kali ini, perawat Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru, Ns. Akhmad Azhar Basyir, S.Kep., RN., membawa inovasi SI IDAMAN BERKAH ke forum The 10th Biennial International Nursing Conference (BINC) yang berkolaborasi dengan Sigma Asia Regional Conference.

banner 336x280

Inovasi yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan spiritual pasien tersebut dipresentasikan melalui sesi Oral Presentation pada 27–29 Oktober 2026 di Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, Depok.

Menariknya, kehadiran perawat dari lingkungan rumah sakit daerah itu menjadi perhatian tersendiri di tengah forum yang umumnya diikuti kalangan akademisi, mulai dari dosen hingga mahasiswa program magister dan doktoral dari berbagai negara.

Akhmad Azhar mengungkapkan rasa syukur karena berkesempatan mempresentasikan inovasi yang dikembangkannya di hadapan komunitas keperawatan internasional.

“Alhamdulillah, Oral Presentation kita dalam The 10th Biennial International Nursing Conference dan Sigma Asia Regional Conference sudah terlaksana dengan sukses. Menjadi kebanggaan tersendiri karena peserta lain, termasuk dari berbagai negara, serta para juri cukup terkejut melihat ada peserta dari lingkungan klinis rumah sakit daerah. Biasanya, peserta berasal dari kalangan akademisi,” ungkapnya.

Ia berharap keikutsertaan tersebut menjadi langkah awal untuk terus mengembangkan inovasi pelayanan keperawatan, sekaligus membuktikan bahwa tenaga kesehatan di rumah sakit daerah juga memiliki ruang untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu dan praktik keperawatan.

“Semoga ini terus berlanjut untuk kita, karena seperti peribahasa Banjar, waja sampai kaputing,” tambahnya.

SI IDAMAN BERKAH atau System for Identifying and Monitoring Worship Activities and Spiritual Values Based on Holistic Nursing dikembangkan dengan pendekatan keperawatan holistik.

Inovasi ini berangkat dari pentingnya memperhatikan kebutuhan spiritual pasien sebagai bagian dari pelayanan kesehatan yang menyeluruh. Tidak hanya berfokus pada kondisi fisik, platform tersebut juga memberikan ruang bagi pasien untuk memperoleh bimbingan spiritual secara mandiri.

Menariknya, layanan digital ini tersedia dalam tiga bahasa, yakni Indonesia, Arab, dan Inggris. Materi bimbingan spiritual di dalamnya juga mencakup enam agama resmi di Indonesia.

Tidak hanya menyediakan materi bimbingan, SI IDAMAN BERKAH dilengkapi instrumen Spiritual Well-Being Scale (SWBS) untuk membantu mengukur kesejahteraan spiritual pasien.

Selain itu, terdapat Early Warning Spiritual System (EWSS) yang menjadi bagian dari pemantauan kondisi spiritual pasien oleh perawat melalui dasbor khusus.

Dengan sistem tersebut, kebutuhan spiritual pasien diharapkan dapat lebih teridentifikasi dan menjadi bagian dari perhatian tenaga kesehatan selama proses pelayanan.

Akhmad Azhar mengatakan, inovasi tersebut kini sudah dapat diakses masyarakat secara luas tanpa dipungut biaya.

“Bismillah, SI IDAMAN BERKAH sudah bisa diakses oleh siapa saja di seluruh dunia. Silakan masyarakat memanfaatkan layanan ini untuk kebutuhan bimbingan spiritual secara mandiri, baik bagi diri sendiri maupun keluarga. Insyaallah, aksesnya terbuka dan gratis melalui pemindaian kode QR yang disediakan. Semoga inovasi ini membawa manfaat bagi banyak orang,” jelasnya.

Direktur RSD Idaman Kota Banjarbaru, dr. Danny Indrawardhana, MMRS, menyampaikan apresiasi atas capaian Ns. Akhmad Azhar Basyir yang berhasil membawa inovasi pelayanan keperawatan rumah sakit daerah ke forum internasional.

Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi kebanggaan bagi RSD Idaman sekaligus menunjukkan bahwa tenaga kesehatan tidak hanya berperan dalam pelayanan klinis, tetapi juga dapat menghasilkan inovasi yang berkontribusi terhadap pengembangan pelayanan kesehatan.

“Kami sangat mengapresiasi prestasi Ns. Akhmad Azhar yang telah membawa nama RSD Idaman dalam forum keperawatan internasional. Ini menjadi kebanggaan bagi rumah sakit karena perawat kami tidak hanya berkontribusi dalam pelayanan klinis, tetapi juga mampu mengembangkan inovasi dan mempresentasikannya di tingkat internasional,” ujarnya.

Ia berharap capaian tersebut dapat memotivasi tenaga kesehatan lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi, mengembangkan kreativitas, serta menghadirkan inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat.

Keikutsertaan SI IDAMAN BERKAH dalam BINC dan Sigma Asia Regional Conference sekaligus memperluas pengenalan inovasi pelayanan keperawatan RSD Idaman di tingkat internasional.

Lebih dari sekadar prestasi, inovasi ini membawa pendekatan bahwa pelayanan rumah sakit tidak hanya menyentuh aspek fisik pasien, tetapi juga memperhatikan kebutuhan spiritual sebagai bagian dari proses pemulihan dan pelayanan yang humanis.

banner 336x280

News Feed