Banjarbaru, SuratKabarDigital.com – Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar, mengingatkan jajaran pengurus partai agar tidak menjadikan jabatan sebagai sekadar posisi dalam organisasi. Amanah kepengurusan, menurutnya, harus dibuktikan melalui kerja nyata dan pengabdian kepada masyarakat.
Pesan itu disampaikan Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin Iskandar, saat mengukuhkan pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) dan Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) PKB se-Kalimantan Selatan masa bakti 2026–2031. Kegiatan tersebut dirangkai dengan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab).
Di hadapan para kader, Cak Imin menegaskan bahwa jabatan dalam kepengurusan partai membawa tanggung jawab moral, ideologis, sekaligus sejarah. Karena itu, kepercayaan organisasi harus dijawab dengan komitmen menjaga kehormatan partai dan memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Jabatan ini bukan sekadar posisi dalam organisasi. Ini adalah tanggung jawab moral, tanggung jawab ideologis, dan tanggung jawab sejarah untuk menjaga kehormatan perjuangan PKB, mengabdi kepada rakyat, serta menegakkan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan sosial, dan persaudaraan,” ujarnya.
Menurut Cak Imin, politik tidak seharusnya berhenti pada upaya meraih kekuasaan. Kekuasaan justru harus menjadi sarana untuk menghadirkan kebijakan dan tindakan yang berpihak kepada masyarakat.
Ia meminta pengurus yang baru dikukuhkan menjaga kepercayaan publik melalui pelaksanaan tugas organisasi secara sungguh-sungguh. Dengan demikian, keberadaan partai tidak hanya terlihat dalam aktivitas internal, tetapi juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Dalam prosesi pengukuhan, para pengurus DPC dan DPAC mengucapkan sumpah dan janji jabatan. Mereka berkomitmen memegang teguh amanat perjuangan PKB, setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Para pengurus juga berjanji menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, keadilan sosial, persatuan bangsa, dan kesejahteraan rakyat. Mereka dituntut menjaga kehormatan diri maupun partai serta menaati kepemimpinan dan keputusan organisasi.
Salah satu penekanan dalam ikrar tersebut adalah menempatkan kepentingan partai, bangsa, dan rakyat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Pesan itu menjadi tantangan bagi kepengurusan baru untuk menerjemahkan komitmen organisasi ke dalam program dan kerja konkret di tengah masyarakat.
Cak Imin mengatakan, terpilihnya para pengurus merupakan bentuk kepercayaan yang harus dibayar dengan kinerja dan pengabdian. Ia juga menekankan pentingnya peran partai politik dalam menyiapkan kepemimpinan, mulai dari tingkat sosial, politik, legislatif, hingga eksekutif.
Pengukuhan pengurus DPC dan DPAC PKB se-Kalimantan Selatan untuk masa bakti 2026–2031 ini menjadi bagian dari konsolidasi organisasi. Kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat kerja partai hingga tingkat bawah sekaligus menjalankan fungsi politik yang berorientasi pada kepentingan rakyat.















































