Banjarbaru, SuratKabarDigital.com — Musibah kebakaran yang terjadi di Jalan Gotong Royong, ujung Gang Al Yasir, RT 04/RW 06, Kelurahan Mentaos, Kota Banjarbaru, membuat sejumlah warga kehilangan tempat tinggal dan harta benda, Rabu (16/9/2026).
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarbaru, Liana, S.Sos, turut memberikan perhatian dengan menyalurkan bantuan awal kepada warga terdampak. Bantuan berupa terpal dan sembako, di antaranya beras serta mi instan.
Liana mengaku prihatin atas musibah tersebut. Meski tidak dapat hadir langsung karena kondisi kesehatan dan harus menjalani pengobatan, bantuan diserahkan melalui anak-anaknya.
“Kami menyampaikan rasa prihatin dan turut berduka atas musibah kebakaran ini. Bantuan ini mungkin tidak seberapa dibandingkan dengan kebutuhan para korban, tetapi kami berharap dapat sedikit meringankan beban mereka dalam menghadapi kondisi darurat ini,” kata Liana.

Ia juga mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan untuk ikut membantu warga yang terdampak, mengingat sebagian korban harus menghadapi kondisi darurat setelah kehilangan tempat tinggal dan barang-barang berharga.
Salah satu korban, Slamet Riyadi, mengungkapkan rumahnya habis terbakar bersama rumah keluarganya. Saat kebakaran terjadi, Slamet sedang bekerja, sementara istri dan anaknya berada di rumah.
“Saat kejadian saya tidak di rumah karena bekerja. Hanya ada istri dan anak saya di rumah. Alhamdulillah semuanya selamat, namun barang-barang berharga tidak ada yang sempat kami selamatkan,” ujar Slamet.
Slamet pun menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada keluarganya dan warga terdampak.
“Kami juga mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang hadir hari ini dari Ibu Liana, Anggota DPRD Banjarbaru,” katanya.
Sementara itu, Ketua RT 04/RW 06, Syahli Syaid, mengatakan terdapat enam rumah yang terdampak dalam peristiwa tersebut. Dari jumlah itu, tiga rumah mengalami kerusakan parah, sedangkan tiga lainnya mengalami kerusakan ringan.
Menurut Syahli, terdapat enam jiwa yang terdampak dan seluruhnya berhasil selamat dalam kejadian tersebut.
“Kalau informasi awal yang kami terima, kemungkinan kebakaran berkaitan dengan aktivitas memasak yang ditinggalkan. Kejadiannya sekitar pukul 09.15 Wita,” kata Syahli.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut meninggalkan kerugian bagi warga yang rumah dan barang-barang miliknya terdampak. Bantuan kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat pun menjadi salah satu kebutuhan warga untuk sementara waktu.

















