Banjarbaru, Suratkabardigital.com – Anggaran sebesar Rp392.500.000 yang bersumber dari alokasi bantuan Presiden untuk mitigasi bencana di wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan mulai direalisasikan dengan pembangunan sumur bor. Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru, Renny Yudiarni, mengatakan bantuan Presiden Republik Indonesia tersebut direalisasikan sebagai upaya penanganan dan penanggulangan bencana karhutla. Dikatakan Renny, pembangunan sumur bor tersebut berlokasi di Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Kecamatan Liang Anggang.
Masih kata Renny, ketersedian pasokan air yang memadai menjadi krusial dalam memadamkan karhutla, terutama di kawasan lahan gambut salah satunya seperti di wilayah Landasan Ulin Selatan.
“Pembangunan sumur bor ini merupakan langkah strategis dan tindak lanjut nyata dari bantuan Presiden RI untuk memperkuat penanganan Karhutla di wilayah Kota Banjarbaru. Dengan adanya pasokan air yang stabil dari sumur bor ini, tim pemadam di lapangan tidak akan lagi kesulitan mendapatkan sumber air saat terjadi kebakaran lahan,” ujar Renny Yudiarni, Selasa (04/11/2026).
Ditambahkan Renny, Pemerintah Kota Banjarbaru berharap koordinasi dan kesiapsiagaan pemadaman antar instasi dapat berjalan lebih efektif dan responsive. Dengan begitu, dampak kerusakan lingkungan akibat bencana kebakaran hutan dan lahan di Kota Banjarbaru dapat diminimalisir. Dengan terbangunnya sumur bor tersebut, menurutnya, selain sebagai sumber air, juga memudahkan para petugas, relawan pada saat proses pemadaman api di titik-titik rawan. (Adv/ Rudy Azhary, red) Foto: MCBanjarbaru









































