by

BPBD KALSEL SULAP MOTOR TRAIL JADI KENDARAAN PEMADAM KARHUTLA, API PADAM KURANG DARI DUA MENIT

banner 468x60

Kalimantan Selatan, SuratKabarDigital.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menghadirkan terobosan baru dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). BPBD Kalimantan Selatan memodifikasi sepeda motor trail menjadi kendaraan pemadam yang mampu menembus kawasan lahan gambut, wilayah yang selama ini sulit dijangkau kendaraan berat.

banner 336x280

Inovasi tersebut diperkenalkan usai Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan yang dipimpin Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Senin (6/7/2026).

Kepala Pelaksana BPBD Kalimantan Selatan, Ronny Eka Saputra, mengatakan modifikasi motor trail dilakukan untuk menjawab kendala utama pemadaman di lahan gambut yang memiliki kontur tanah lunak sehingga tidak bisa dilalui truk tangki maupun kendaraan pemadam berukuran besar.

“Tahun ini kami melakukan inovasi untuk penanganan karhutla di lahan gambut. Kontur tanahnya yang lembek tidak memungkinkan dilalui truk tangki maupun kendaraan berat, sehingga kami melakukan modifikasi terhadap sepeda motor trail agar dapat menjangkau lokasi kebakaran,” ujarnya.

Menurut Ronny, kendaraan roda dua yang telah dimodifikasi memungkinkan petugas mencapai titik api lebih cepat sehingga proses pemadaman dapat dilakukan sebelum kebakaran meluas.

Efektivitas inovasi tersebut bahkan telah dibuktikan melalui simulasi pada Apel Kesiapsiagaan Karhutla. Dalam demonstrasi itu, petugas berhasil memadamkan kobaran api dalam waktu kurang dari dua menit dengan hanya menggunakan sekitar 10 liter air.

“Tadi kita sama-sama melihat simulasi. Api yang cukup besar dapat dipadamkan dalam waktu kurang dari dua menit dengan penggunaan air sekitar 10 liter. Ini menunjukkan sistem tersebut cukup efektif dan efisien dalam penanggulangan karhutla,” jelasnya.

Ronny berharap inovasi tersebut mampu memperluas jangkauan operasi pemadaman di wilayah rawan kebakaran, sekaligus menjadi referensi bagi daerah lain yang memiliki karakteristik lahan gambut serupa.

“Diharapkan dengan modifikasi ini cakupan penanggulangan karhutla bisa lebih luas sehingga kebakaran tidak menyebar dan tidak menjadi lebih besar. Harapan kami, inovasi ini juga bisa menjadi contoh bagi daerah lain yang memiliki karakteristik lahan serupa,” katanya.

Ia menambahkan, pengembangan motor pemadam karhutla merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin agar BPBD menghadirkan solusi yang sesuai dengan kondisi geografis daerah.

“Ini merupakan petunjuk langsung dari Bapak Gubernur. Beliau meminta kami mencari solusi agar penanganan karhutla tetap bisa dilakukan meskipun kendaraan berat tidak dapat masuk ke lahan gambut. Alhamdulillah, inovasi ini mampu menjawab kendala yang selama ini kami hadapi di lapangan,” tutup Ronny.

Dengan inovasi tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap respons penanganan karhutla menjadi lebih cepat, efektif, dan efisien sehingga risiko meluasnya kebakaran di kawasan lahan gambut dapat ditekan sejak munculnya titik api pertama.

banner 336x280