by

MAY DAY DI KALSEL: PEMERINTAH JANJI JAGA KESEIMBANGAN EKONOMI DAN KESEJAHTERAAN BURUH

banner 468x60

Kalimantan Selatan, SuratKabarDigital.com – Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di kawasan Siring 0 Kilometer Kota Banjarmasin tak sekadar menjadi ajang seremonial. Di tengah semarak kegiatan yang melibatkan masyarakat, Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, justru menegaskan pesan penting: investasi harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan pekerja.

Dalam momentum tersebut, Muhidin menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja sebagai fondasi utama menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan perlindungan tenaga kerja.

banner 336x280

Ia menilai, hubungan industrial yang harmonis menjadi kunci menciptakan iklim kerja yang sehat sekaligus mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“Momentum Hari Buruh harus menjadi ruang memperkuat sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja,” ujarnya, Minggu.

Pernyataan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tidak hanya fokus pada peningkatan investasi, tetapi juga memastikan dampaknya dirasakan langsung oleh para pekerja.

Muhidin menegaskan, setiap investasi yang masuk harus mampu memberikan kontribusi nyata terhadap kesejahteraan tenaga kerja.

“Kita membuka ruang investasi seluas-luasnya di Kalimantan Selatan. Namun, investasi tersebut harus sejalan dengan upaya menyejahterakan pekerja,” tegasnya.

Peringatan Hari Buruh tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti senam bersama, donor darah, bazar pasar murah, hingga layanan kesehatan gratis. Kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa peringatan May Day tidak hanya berisi tuntutan, tetapi juga aksi nyata yang memberikan manfaat langsung.

Di sisi lain, Pemprov Kalsel juga memastikan bahwa setiap persoalan ketenagakerjaan akan terus dikomunikasikan secara terbuka dengan seluruh pihak terkait. Pendekatan kolaboratif dinilai menjadi solusi untuk meredam potensi konflik sekaligus menciptakan hubungan kerja yang adil dan berkelanjutan.

Dengan semangat kolaborasi ini, pemerintah daerah menargetkan terciptanya hubungan industrial yang harmonis, berkeadilan, dan inklusif—sebuah fondasi penting dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah tanpa mengesampingkan hak dan kesejahteraan pekerja.

banner 336x280