by

BERTEMU PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO, DUBES SAHABAT: PERKUAT KEMITRAAN STRATEGIS DENGAN INDONESIA

banner 468x60

Nasional, Suratkabardigital.com – Indonesia menjadi salah satu negara yang dipandang penting dalam memperluas kerja sama di berbagai bidang, mulai dari perdagangan, investasi, hingga pendidikan. Hal tersebut mengemuka saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima sebelas Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) pada Jumat (6/11/2026) di Istana Merdeka.

“Saya ingin menyampaikan bahwa di tengah dunia yang penuh dengan ketidakpastian geopolitik dan gejolak geoekonomi, hubungan yang kuat antara Uni Eropa dan Indonesia tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat dan dunia bisnis, tetapi juga memberikan kontribusi bagi dunia,” ucap Herve Delphini, Duta Besar LBBP Designate Resident Uni Eropa untuk Republik Indonesia.

banner 336x280

Ia menilai, hubungan Indonesia dan Uni Eropa tengah memasuki momentum penting yang akan membuka babak baru kemitraan kedua pihak. Menurutnya, rencana penandatanganan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) dan peningkatan hubungan menjadi kemitraan strategis akan makin memperkuat posisi Indonesia dan Uni Eropa di tengah dinamika global.

Alexander Rieger, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Austria untuk Republik Indonesia, berharap implementasi IEU-CEPA dapat menjadi momentum memperluas hubungan ekonomi, sekaligus mempererat kerja sama kebudayaan dan hubungan antarmasyarakat kedua negara.

“Kami optimistis hal ini akan memberikan dorongan kuat untuk makin mendekatkan negara-negara kami di sektor bisnis,” ujar Alexander Rieger.

Di bidang perdagangan dan investasi, Duta Besar LBBP Designate Resident Konfederasi Swiss, Konstantin Obolensky, menyoroti hubungan erat kedua negara selama 75 tahun, khususnya dalam perdagangan, investasi, dan pembangunan ekonomi. “Swiss dan Indonesia telah menjalin hubungan yang sangat baik selama 75 tahun ini. Kami sangat senang untuk terus bekerja sama dengan Indonesia di bidang perdagangan dan investasi, kerja sama pembangunan ekonomi, serta dalam upaya memperkuat ketahanan Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Duta Besar LBBP Designate Resident Jepang, Ueno Atsushi, menegaskan komitmen untuk makin memperkuat kemitraan strategis dengan Indonesia yang telah berkembang sejak pembukaan hubungan diplomatik pada 1958 lalu. Seperti Jepang, Duta Besar LBBP Designate Resident Malaysia, Dato’ Muzafar Mustafa, menekankan pentingnya mempererat hubungan antara Indonesia dan Malaysia.

“Secara historis, kita memiliki keterkaitan sosial dan budaya. Yang terpenting adalah persahabatan yang langgeng di antara masyarakat kita. Oleh karena itu, selama masa jabatan saya, saya ingin melanjutkan fondasi hubungan baik yang telah dibangun oleh para pemimpin kita, guna memperkuat hubungan kita di berbagai aspek,” katanya.

| Editor: Rudy Azhary | Sumber: https://presidenri.go.id/

banner 336x280