by

TPID BANJAR SIDAK GUDANG BAHAN POKOK, PASTIKAN STOK AMAN JELANG RAMADAN DAN IDULFITRI

banner 468x60

Kabupaten Banjar, SuratKabarDigital.com – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Banjar bersama kepolisian dan sejumlah instansi terkait melakukan pengecekan stok bahan pokok di gudang distributor serta memantau harga pangan di pasar tradisional di Martapura, Senin (9/3/2026).

Kegiatan ini dilakukan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan harga tetap stabil di wilayah Kabupaten Banjar.

banner 336x280

Pemantauan diawali dengan inspeksi ke sejumlah gudang distributor bahan pokok di Kecamatan Gambut dan Kertak Hanyar. Tim mendatangi gudang PT Garuda Wisnu Amerta, PT Indo Marco, serta gudang beras PT Fajar Nusantara Abadi.

Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Banjar, Linda Yunianti, mengatakan secara umum stok bahan pokok di gudang distributor masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Lebaran.

Di gudang PT Garuda Wisnu Amerta, misalnya, tim menemukan stok minyak goreng merek Alif mencapai sekitar 5.000 karton. Perusahaan tersebut juga menjadi salah satu lokasi pengemasan minyak goreng program pemerintah “Minyak Kita” yang berasal dari Kotabaru sebelum didistribusikan ke berbagai toko di Kabupaten Banjar.

“Dalam satu kali proses pengemasan, perusahaan mampu memproduksi sekitar 2.400 kemasan minyak goreng ukuran dua liter,” jelas Linda.

Selanjutnya, tim meninjau gudang PT Indo Marco yang menjadi pusat distribusi bahan pokok bagi jaringan ritel Indomaret di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Dari hasil pengecekan, pasokan bahan pokok dipastikan terus masuk setiap hari sehingga distribusi tetap berjalan lancar.

TPID juga mengecek gudang beras PT Fajar Nusantara Abadi di Desa Tatah Belayung Baru, Kecamatan Kertak Hanyar. Gudang tersebut mampu melakukan pengemasan hingga 50 ton beras per hari dengan berbagai merek, di antaranya 2T, Harum Sari, Sari Wangi, hingga Pita Kecapi.

Selain memantau stok di gudang distributor, tim bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) juga melakukan pengecekan langsung harga bahan pokok di Pasar Mahabbah dan Pasar Thaibah Martapura.

Kasat Reskrim Polres Banjar AKP Rifandy Purnayangkara Putra mewakili Kapolres Banjar AKBP Dr Fadli mengatakan hasil pemantauan menunjukkan harga bahan pokok masih relatif stabil dan stok tersedia.

Beberapa harga yang terpantau di pasar antara lain daging ayam ras berkisar Rp26 ribu hingga Rp28 ribu per kilogram, telur ayam ras sekitar Rp32 ribu per kilogram, serta bawang merah Rp37 ribu hingga Rp38 ribu per kilogram.

Sementara itu, harga cabai rawit berada di kisaran Rp90 ribu per kilogram, cabai merah dan cabai keriting sekitar Rp45 ribu per kilogram.

Untuk komoditas beras, harga beras premium tercatat sekitar Rp80 ribu per 5 kilogram. Namun, beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) terpantau kosong di sejumlah toko.

“Secara umum stok bahan pokok masih mencukupi dan harga relatif stabil. Kegiatan ini merupakan langkah pengawasan menjelang Idul Fitri agar tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga yang tidak wajar,” ujar AKP Rifandy.

banner 336x280