Banjarbaru, SuratKabarDigital.com – Suasana berbeda terlihat dalam kegiatan reses yang digelar Anggota DPRD Kota Banjarbaru, Takyin Baskoro, di Jalan Sidomulyo Raya, Kelurahan Landasan Ulin Timur, Kecamatan Landasan Ulin, Sabtu (07/03/2026).
Di tengah bulan Ramadan, reses tersebut tidak dilakukan dengan pola diskusi panjang seperti biasanya. Sebaliknya, warga diminta menyampaikan aspirasi dengan cara menuliskannya di secarik kertas.
Metode ini sengaja diterapkan untuk menyesuaikan aktivitas masyarakat yang padat selama Ramadan, khususnya ibu rumah tangga yang harus menyiapkan hidangan berbuka puasa.
“Kita memahami kesibukan warga di bulan Ramadan sangat tinggi. Karena itu, reses kali ini didesain agar aspirasi tetap terserap tanpa mengganggu aktivitas mereka,” ujar Takyin.
Ia menjelaskan, sejak awal warga telah diminta membawa kembali undangan reses dan menuliskan aspirasi pada lembar yang disediakan. Dengan cara ini, kegiatan berlangsung lebih singkat namun tetap efektif.
Tak hanya efisien, metode tersebut justru dinilai mampu menjaring lebih banyak aspirasi. Warga disebut lebih leluasa menyampaikan usulan karena dapat menuliskannya terlebih dahulu dari rumah.
“Aspirasi yang masuk bisa lebih banyak dan terdokumentasi dengan baik. Warga juga tidak sungkan karena bisa menuliskan langsung apa yang ingin disampaikan,” jelasnya.
Salah satu aspirasi yang mencuat dalam reses tersebut berkaitan dengan kondisi drainase di kawasan Jalan Sidomulyo Raya. Warga mengeluhkan kondisi jalan yang padat, sementara pelebaran jalan dinilai sulit dilakukan karena keterbatasan lahan.
Menanggapi hal itu, Takyin menyebut solusi yang diusulkan adalah pembangunan drainase dengan sistem saluran tertutup.
“Dengan sistem drainase tertutup, bagian atasnya bisa dimanfaatkan untuk menambah badan jalan, sehingga kapasitas jalan tetap bisa ditingkatkan tanpa perlu pembebasan lahan besar,” ujarnya.






























































