Banjarbaru, SuratKabarDigital.com – Permintaan bantuan kendaraan roda tiga (tosa) hingga pembangunan gapura lingkungan mencuat dalam kegiatan reses Anggota DPRD Kota Banjarbaru, Dicky Eka Putra, di Gang Hidayah RT 06 RW 02, Kelurahan Landasan Ulin Tengah, Kecamatan Liang Anggang.
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah kebutuhan fasilitas lingkungan yang dinilai penting untuk menunjang aktivitas bersama masyarakat di wilayah tersebut.
Dicky Eka Putra mengatakan, salah satu aspirasi yang cukup menonjol adalah permintaan kendaraan roda tiga (tosa) yang diharapkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan warga, seperti kegiatan kebersihan lingkungan hingga pengangkutan barang.
“Warga menyampaikan kebutuhan kendaraan roda tiga. Mereka menilai fasilitas itu cukup dibutuhkan untuk menunjang kegiatan bersama di wilayahnya,” ujarnya.
Selain itu, warga juga mengusulkan pembangunan gapura lingkungan sebagai identitas kawasan. Menurut warga, keberadaan gapura dinilai penting agar wilayah mereka lebih mudah dikenali sekaligus menjadi penanda kawasan permukiman.
Tidak hanya itu, warga juga menyampaikan aspirasi terkait perbaikan jalan di salah satu titik permukiman, serta permintaan bantuan tenda dan kursi untuk menunjang berbagai kegiatan masyarakat. Saat ini perlengkapan yang dimiliki warga disebut sudah dalam kondisi kurang layak.
Dicky menjelaskan, kegiatan di Landasan Ulin Tengah tersebut merupakan titik terakhir dari enam lokasi reses yang ia jalani pada masa sidang pertama tahun ini.
Dari berbagai titik reses tersebut, kata dia, cukup banyak permintaan perbaikan jalan. Hal tersebut menandakan masih banyaknya jalan di Liang Anggang yang belum layak.
Disamping itu, kebutuhan lingkungan juga mendominasi namun tidak dapat diakomodasi melalui anggaran pemerintah daerah.
“Banyak warga meminta mesin pemotong rumput, mesin semprot, material basecourse hingga bola sepak. Karena tidak semuanya bisa masuk dalam anggaran pemerintah, kita dengan sukarela membantu menggunakan dana pribadi,” ungkapnya.
Ia berharap berbagai aspirasi yang telah disampaikan masyarakat dapat menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan program pembangunan daerah ke depan.










































