by

KASUS VIRAL “CLOSE FRIEND” BERAKHIR DAMAI, VIVI SIAP GANTI KERUGIAN MATERIL

banner 468x60

Kabupaten Banjar, SuratKabarDigital.com – Perseteruan antara Nabila Zirus dan Vivi Djohari memasuki babak baru. Keduanya sepakat berdamai setelah menjalani proses mediasi yang difasilitasi Unit Tipidter Satreskrim Polres Banjar, Jumat (28/8/2026).

banner 336x280

Kuasa hukum Nabila Zirus, Ratna Khairani, mengatakan mediasi tersebut merupakan bagian dari mekanisme penyelesaian perkara yang sebelumnya dilaporkan kliennya kepada pihak kepolisian.

“Hari ini, Jumat 28 Agustus 2026, telah dilaksanakan mediasi antara klien kami Saudari Nabila Zirus dengan pihak terlapor yaitu Saudari Vivi,” ujar Ratna.

Dalam mediasi tersebut, kata Ratna, Vivi menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada Nabila di hadapan penyidik. Selain itu, Vivi juga bersedia memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui media sosial.

Kesepakatan lainnya, pihak terlapor bersedia menghapus seluruh unggahan yang berkaitan dengan Nabila, termasuk unggahan yang tidak mencantumkan nama secara langsung tetapi dinilai dapat ditafsirkan mengarah kepada Nabila.

“Pihak terlapor memberikan komitmen tertulis untuk tidak mengulangi perbuatan serupa, baik secara langsung maupun tidak langsung di kemudian hari,” jelas Ratna.

Meski telah mencapai kesepakatan untuk berdamai, persoalan terkait pemulihan kerugian material yang dialami Nabila masih dalam proses.

Polisi Benarkan Kedua Pihak BBerdamai.

Disamping itu, Kanit Tipidter Polres Banjar, Iptu M Rizky Febrianto, membenarkan bahwa perkara yang melibatkan Nabila Zirus dan Vivi Djohari telah menghasilkan kesepakatan perdamaian antara kedua belah pihak.

1001499285

Ia mengatakan proses mediasi telah mempertemukan pihak pelapor dan terlapor untuk membicarakan penyelesaian perkara yang sebelumnya dilaporkan kepada kepolisian.

“Kedua belah pihak telah menyampaikan sikap masing-masing dan menyelesaikan persoalan secara damai dan disaksikan kuasa hukum dari kedua belah pihak. Beberapa tuntutan dari pelapor juga telah disanggupi oleh terlapor,” katanya.

Sementara itu, Vivi Djohari membenarkan bahwa dirinya dan Nabila telah sepakat untuk berdamai.

Vivi juga membantah anggapan yang menyebut perdamaian tersebut terjadi karena adanya tekanan, intimidasi maupun pihak tertentu yang berada di belakang Nabila.

“Aku sama Nabila sudah sepakat untuk berdamai. Jadi sekali lagi banyak netizen yang bertanya apakah dipaksa, apakah Nabila ada orang belakang segala macam, itu tidak ada,” kata Vivi.

Menurut Vivi, keputusan berdamai tersebut murni merupakan kesepakatan kedua belah pihak. Ia mengaku saat pertama kali bertemu Nabila, dirinya langsung mendapat tawaran untuk tidak memperpanjang persoalan.

“Ini pure murni. Ketika pertama kali aku ketemu Nabila, Nabila langsung bilang aku tidak ingin melanjutkan lebih panjang lagi dan memang dari dia pun menawarkan untuk berdamai. Aku pun datang untuk berdamai,” ungkapnya.

Terkait kerugian material, Vivi menyebut persoalan tersebut juga telah dibicarakan bersama. Namun, ia memilih tidak mengungkap nominal yang disepakati kepada publik.

“Untuk nominal itu aku tidak bisa dibuka di publik. Tapi ada nominal yang dibayar,” katanya.

Biar kamu tau, kasus tersebut bermula saat Vivi melakukan unggahan video di akun sosmed pribadinya, yang dianggap mencemar nama baik Nabila.

banner 336x280