Kalimantan Selatan, SuratKabarDigital.com – Peringatan Hari Otonomi Daerah yang beriringan dengan Hari Pendidikan Nasional di Kalimantan Selatan dimanfaatkan sebagai momentum mempertegas arah pembangunan daerah. Pemerintah Provinsi Kalsel menekankan bahwa kunci utama keberhasilan pembangunan terletak pada penguatan otonomi daerah yang selaras dengan kebijakan nasional.
Pesan tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, saat upacara di Lapangan Setdaprov Kalsel, Senin (4/5/2026).
Dalam sambutan gubernur yang dibacakan, ditegaskan bahwa otonomi daerah bukan sekadar kewenangan, melainkan tanggung jawab untuk mengelola potensi daerah secara mandiri dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Melalui otonomi daerah, kita wujudkan kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi, dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah untuk mewujudkan harapan bangsa,” ujar Syarifuddin.
Ia menegaskan, tanpa keselarasan antara pemerintah pusat dan daerah, berbagai program pembangunan berisiko tidak efektif dan melenceng dari sasaran.
Tak hanya itu, Pemprov Kalsel juga mendorong kebijakan yang lebih responsif terhadap tantangan global, mulai dari ketahanan pangan, energi, hingga pengelolaan sumber daya air.
Upaya tersebut diiringi dengan dorongan memperluas lapangan kerja, memperkuat kewirausahaan, serta mendukung pelaku UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah.
Di sisi tata kelola, pemerintah dituntut bergerak cepat dan adaptif dengan orientasi hasil yang nyata. Pendekatan ini dinilai penting agar setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Pemprov Kalsel juga mengungkap capaian kinerja membanggakan. Daerah ini berhasil meraih penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia atas prestasi penyelenggaraan pemerintahan daerah dengan status kinerja tinggi.
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa arah pembangunan yang kita jalankan sudah berada pada jalur yang benar,” ungkapnya.



















