by

GAMBUT JADI FOKUS KARHUTLA, TIM BURU API MARTA PRESISI DISIAGAKAN 24 JAM

banner 468x60

Kabupaten Banjar, SuratKabarDigital.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Banjar membuat Polres Banjar meningkatkan intensitas penanganan. Personel tambahan dikerahkan untuk memburu titik api, dengan Kecamatan Gambut menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian khusus.

banner 336x280

Kapolres Banjar AKBP Boni Ariefianto mengatakan, Gambut menjadi fokus karena berdasarkan pemantauan kepolisian, wilayah tersebut memiliki titik api yang cukup tinggi.

“Dari Polres Banjar sendiri, kita kemarin sudah membentuk dan menambahkan personel tambahan untuk penanganan karhutla. Kita fokus di wilayah Gambut karena ini wilayah yang memiliki titik api paling tinggi,” kata Boni.

Seluruh kekuatan Tim Buru Api Marta Presisi Polres Banjar untuk sementara dimaksimalkan di wilayah tersebut. Personel juga mendapat dukungan dari Samapta, Brimob hingga Polair.

Menurut Kapolres, pola pengamanan dilakukan selama 24 jam. Personel tidak hanya melakukan pemadaman ketika api muncul, tetapi juga memantau lokasi untuk mengantisipasi api kembali menyala.

“Kita sudah dua hari di sini melihat situasi seperti ini. Makanya kita bangun posko di sini. Anggota berjaga dari pagi sampai pagi lagi, sehari kita main 1×24 jam,” ujarnya.

Selain personel, Polres Banjar juga menyiapkan sejumlah posko dan cadangan air untuk mempercepat proses pemadaman. Dua posko tambahan juga mendapat dukungan dari Polda Kalsel.

“Kemudian kolam bioflok juga sudah kita penuhi, ada lima titik bioflok untuk mempermudah nantinya proses pemadaman. Jadi sudah tersedia cadangan-cadangan air yang kita gunakan untuk pemadaman,” jelas Boni.

1001551965

Langkah tersebut dilakukan lantaran kondisi cuaca masih menjadi tantangan. Hujan yang belum turun membuat api yang sebelumnya berhasil dipadamkan berpotensi kembali menyala, terutama ketika angin bertiup kencang.

“Kondisi saat ini kita belum turun hujan. Jadi begitu angin tinggi, api kemudian kembali menyala,” katanya.

Kapolres menyebut penanganan karhutla juga mendapat dukungan dari Polda Kalsel. Bahkan sejumlah pejabat turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan.

“Alhamdulillah Polda juga sangat membantu. Kita lihat pimpinan turun langsung semua, Forkopimda, Bapak Kapolda, pejabat utama dan juga Bapak Gubernur juga turun langsung,” tuturnya.

Di tengah upaya pemadaman, kepolisian juga mulai membuka langkah penegakan hukum terhadap lahan yang terbakar. Menurutnya, berdasarkan perhitungan sementara hingga Selasa malam, terdapat sekitar enam hektare lahan yang telah terbakar.

“Kita lakukan langkah-langkah upaya hukum, namun kita juga masih sebatas klarifikasi. Nanti naik penyelidikan, bahkan nanti kalau memang terbukti adanya unsur sengaja membakar lahan, kita proses dalam penyelidikan,” tegasnya.

banner 336x280