Kabupaten Banjar, SuratKabarDigital.com — Pemerintah Desa Kalaan terus mendorong masyarakat mengembangkan potensi hasil hutan yang dapat menjadi sumber ekonomi warga. Salah satunya melalui pelatihan pengelolaan madu kelulut yang digelar bersama pihak Tahura dan Kelompok Tani Hutan (KTH) Desa Kalaan.
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Kabupaten Tanah Laut, Kuswanto, yang memberikan materi dan pelatihan terkait pengelolaan madu kelulut kepada masyarakat.
Pambakal Desa Kalaan, Sarni, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola potensi madu kelulut secara lebih baik.
“Hari ini kami mengadakan kegiatan pelatihan mengelola madu kelulut yang bekerja sama dengan pihak Tahura dan KTH Desa Kalaan. Narasumbernya dari Kabupaten Tanah Laut, Pak Kuswanto,” ujar Sarni.
Menurutnya, keberadaan KTH menjadi salah satu wadah penting dalam mengembangkan potensi masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pemanfaatan hasil hutan secara berkelanjutan.
Melalui pelatihan tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya mengetahui cara memelihara lebah kelulut, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas pengelolaan hingga menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi.
Sarni berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sehingga keterampilan masyarakat semakin berkembang dan potensi madu kelulut di Desa Kalaan dapat dikelola menjadi salah satu sumber pendapatan masyarakat.
“Harapannya masyarakat bisa mendapatkan ilmu dan keterampilan yang nantinya dapat dikembangkan di Desa Kalaan,” pungkasnya.

















