Kabupaten Banjar, SuratKabarDigital.com – Belum genap setahun sejak dipasang, lampu penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Keramat Desa Tungkaran, Kabupaten Banjar, kembali padam. PJU yang disebut merupakan pemasangan melalui pokok-pokok pikiran (pokir) Anggota DPRD Kabupaten Banjar, M Hasan Hamdan.
Kepala Bidang Kawasan Permukiman DPRKPLH Kabupaten Banjar, Ali Ilyas, membenarkan PJU di lokasi tersebut merupakan pemasangan baru pada 2025.
“Ini sebenarnya merupakan pemasangan baru di tahun 2025. Belum setahun. Hasil dari Pokir bapak Hasan Hamdan,” ujar Ali, Senin (28/9/2026).

Menurutnya, berdasarkan informasi dari tim teknis, PJU tersebut sempat diperbaiki sekitar dua hari sebelum kembali dilaporkan mengalami gangguan.
“Sabtu tadi sudah diperbaiki. Ternyata menurut informasi masyarakat, tadi malam mati lagi,” katanya.
Ali menyebut gangguan PJU tersebut diduga berkaitan dengan komponen pada box panel, seperti MCB maupun kontaktor. Namun, ia menegaskan pihaknya akan segera menindaklanjuti kondisi tersebut.
“Biasanya sederhana, karena itu masalahnya di komponen box panel. Kadang MCB-nya turun atau kontaktornya error. Tapi insyaallah segera diperbaiki,” jelasnya.
Ali mengatakan terdapat garansi pemeliharaan sehingga persoalan kerusakan menjadi tanggung jawab pihak ketiga penyedia pekerjaan.
“Selama masa pemeliharaan, itu menjadi tanggung jawab pihak ketiga penyedia. Jadi ada garansi lampu dan segala macam, siap ditindaklanjuti,” ujarnya.
PJU tersebut diketahui berkaitan dengan program pokir Anggota DPRD Kabupaten Banjar. Ali menyebut anggaran yang disiapkan berada di kisaran Rp200 juta.

“Kalau tidak salah sekitar Rp200 juta, cuma di penawaran mungkin sekitar Rp190 jutaan sekian,” katanya.
Dengan nilai pekerjaan tersebut, muncul pertanyaan mengenai ketahanan fasilitas yang baru dipasang ketika gangguan sudah terjadi bahkan belum genap satu tahun.
Terlebih, PJU tersebut berada di jalur utama yang menjadi akses masyarakat dan salah satu jalur yang digunakan jemaah saat kegiatan keagamaan.
Ali mengatakan pihaknya meminta masyarakat terus menyampaikan laporan apabila terdapat PJU yang kembali mengalami gangguan.
“Yang jelas segera diperbaiki. Mudah-mudahan malam ini bisa menyala,” katanya.
Di sisi lain, DPRKPLH Kabupaten Banjar menyebut masih terdapat enam titik blank spot penerangan di kawasan Tungkaran yang direncanakan mendapat pemasangan PJU baru melalui APBD Perubahan.
Pemasangan tambahan itu ditargetkan dapat menuntaskan titik-titik yang selama ini masih minim penerangan.
“Akan ada pemasangan baru lagi melanjutkan pengerjaan sebelumnya, ada enam titik. Sisanya masuk ke perumahan sekitar. Ini juga hasil dari Pokir Bapak Hasan Hamdan,” ujar Ali.

















