by

BELAJAR DARI JAWA TIMUR, 60 CALON PEMIMPIN KALSEL CARI SOLUSI KETAHANAN PANGAN HINGGA KARHUTLA

banner 468x60

Kalimantan Selatan, SuratKabarDigital.com – Sebanyak 60 peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XVIII asal Kalimantan Selatan menjalani visitasi kepemimpinan ke Provinsi Jawa Timur guna mempelajari berbagai inovasi daerah dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan, penanggulangan bencana, energi, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

banner 336x280

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai 6–8 Agustus 2026 itu dipimpin Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Gubernur Kalsel H. Muhidin diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, yang mendampingi rombongan selama kunjungan.

Rombongan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, di Aula Bina Loka Adhikara, Kantor Gubernur Jawa Timur, Kamis (6/8/2026).

Dalam sambutannya, Muhammad Syarifuddin menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang bersedia menjadi lokasi pembelajaran bagi para peserta PKN.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Timur yang menjadi lokus visitasi.

“Lokus yang dipilih selaras dengan tema PKN tahun ini, yaitu Kepemimpinan Adaptif untuk Mewujudkan Resiliensi di Bidang Pangan, Bencana, Energi, dan Ekonomi,” ujar Syarifuddin didampingi Kepala BPSDMD Kalsel, Faried Fakhmansyah.

Menurutnya, empat sektor tersebut merupakan tantangan nyata yang dihadapi Kalimantan Selatan setiap hari. Mulai dari menjaga ketahanan pangan di lahan rawa, mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta banjir, pengelolaan energi, hingga memperkuat sektor usaha mikro.

“Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk saling bertukar pengalaman, gagasan, dan mempelajari bagaimana sebuah inovasi dirancang, didanai, hingga mampu dipertahankan,” katanya.

Tak hanya mempelajari keberhasilan daerah lain, Syarifuddin berharap para peserta juga mampu menggali berbagai kendala yang pernah dihadapi Jawa Timur sehingga dapat menjadi bekal dalam merumuskan solusi bagi pembangunan di Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, menyambut baik kunjungan peserta PKN asal Kalimantan Selatan tersebut.

Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Timur siap membuka ruang pembelajaran dan diskusi agar para peserta memperoleh gambaran nyata mengenai implementasi kebijakan di setiap lokus.

“Kami berterima kasih Jawa Timur dipercaya menjadi lokasi visitasi. Kami berharap para peserta dapat mempelajari berbagai program di masing-masing lokus, sekaligus berdiskusi untuk mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi Kalimantan Selatan,” ujar Adhy.

Usai pertemuan, para peserta langsung dibagi ke sejumlah lokus sesuai kelompok masing-masing. Mereka melakukan observasi dan diskusi di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, BPBD, Dinas ESDM, serta Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur sebagai bagian dari penguatan kapasitas kepemimpinan berbasis praktik lapangan.

banner 336x280