Kabupaten Banjar, SuratKabarDigital.com — Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) terus mendekatkan program pasar murah kepada masyarakat di tingkat desa.
Kali ini, kegiatan pasar murah digelar dalam rangka menyambut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 2026, termasuk di wilayah Desa Keramat Baru, Kabupaten Banjar.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga memanfaatkan pasar murah untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Pasar murah menjadi salah satu upaya pemerintah membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan harga kebutuhan pokok. Program serupa juga digelar di sejumlah desa lain di Kabupaten Banjar selama momentum Maulid Nabi 1448 Hijriah.
Pambakal Desa Keramat Baru, Muslim, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan pasar murah di wilayah desanya.
Menurut Muslim, kehadiran pasar murah memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan harga yang lebih ringan.
“Kami sangat berterima kasih dengan adanya pasar murah ini. Tentunya sangat membantu masyarakat Desa Keramat Baru, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok,” ujar Muslim.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di desa, sehingga masyarakat memiliki lebih banyak akses untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Muslim juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa dalam menghadirkan program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga.
“Harapan kami kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut. Masyarakat sangat antusias karena mendapatkan kebutuhan dengan harga yang lebih terjangkau,” katanya.
Sementara itu, pelaksanaan pasar murah dalam rangka menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 memang menjadi salah satu rangkaian program DKUMPP Kabupaten Banjar yang dilaksanakan di sejumlah wilayah. Komoditas yang disediakan antara lain kebutuhan pokok seperti gula, minyak goreng, telur dan tepung dengan subsidi pemerintah.
Bagi masyarakat, pasar murah bukan sekadar kegiatan perdagangan, tetapi juga menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu meringankan pengeluaran rumah tangga, terutama menjelang momentum keagamaan ketika kebutuhan pangan cenderung meningkat.











