by

KOLABORASI RSUD RATU ZALECHA DAN UNBL TINGKATKAN LITERASI PENGGUNAAN OBAT

banner 468x60

Kabupaten Banjar, SuratKabarDigital.com – Mahasiswa Universitas Borneo Lestari (UNBL) bersama Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD Ratu Zalecha Martapura memberikan penyuluhan kesehatan kepada pasien dan keluarga pasien terkait cara penggunaan obat yang benar. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang tunggu poliklinik rawat jalan RSUD Ratu Zalecha, Kamis (5/3/2026).

banner 336x280

Penyuluhan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan obat dengan teknik yang tepat, terutama untuk obat-obatan yang memiliki cara pemakaian khusus.

Dalam kegiatan itu, mahasiswa UNBL menyampaikan materi mengenai berbagai jenis obat dengan metode penggunaan tertentu, seperti inhaler, suppositoria, insulin, salep mata, tetes mata, tetes telinga, hingga semprot hidung.

Para pemateri menjelaskan bahwa beberapa jenis obat memerlukan teknik penggunaan yang benar agar dapat bekerja secara optimal serta meminimalkan risiko efek samping.

Salah satu contoh yang disampaikan adalah penggunaan inhaler seperti berotec, symbicort, spiriva, dan seretide yang harus digunakan dengan teknik pernapasan yang tepat. Selain itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai cara penyuntikan insulin, penggunaan suppositoria, serta teknik yang benar dalam menggunakan salep dan tetes mata.

Selama penyuluhan berlangsung, pasien dan keluarga pasien yang berada di ruang tunggu poliklinik terlihat antusias mengikuti penjelasan. Materi juga disampaikan secara sederhana dan disertai contoh langkah-langkah penggunaan obat agar lebih mudah dipahami.

Ketua Tim PKRS RSUD Ratu Zalecha, Dwi Retmasushanty Arsini, menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rumah sakit dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, khususnya terkait penggunaan obat yang benar.

“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi dengan mahasiswa Universitas Borneo Lestari dalam kegiatan edukasi ini. Banyak obat yang memerlukan cara penggunaan khusus, sehingga melalui penyuluhan ini diharapkan pasien dan keluarga dapat memahami cara penggunaan obat dengan benar agar terapi yang diberikan dapat bekerja secara maksimal,” ujarnya.

Ia menambahkan, edukasi kesehatan di ruang tunggu poliklinik menjadi salah satu strategi PKRS untuk memanfaatkan waktu tunggu pasien menjadi momen pembelajaran yang bermanfaat.

banner 336x280