Kalimantan Selatan, SuratKabarDigital.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menaruh perhatian serius terhadap pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat terdampak banjir. Melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Kalsel, bantuan pangan bergizi berupa ikan segar dan kebutuhan pokok disalurkan kepada warga Desa Paku Alam, Jumat (16/1/2026).
Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin agar penanganan bencana tidak hanya berfokus pada logistik dasar, tetapi juga menjaga kesehatan masyarakat di masa tanggap darurat. Penyaluran bantuan dipusatkan di posko banjir di depan rumah Kepala Desa Paku Alam dan mendapat respons positif dari warga.
Kepala Dislautkan Provinsi Kalsel, Rusdi Hartono, menegaskan bahwa sektor perikanan memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat, terutama saat kondisi darurat seperti banjir.
“Selain beras dan kebutuhan pokok lainnya, kami menyalurkan ikan segar agar masyarakat tetap mendapatkan asupan protein hewani yang cukup. Ini penting untuk menjaga daya tahan tubuh warga,” ujarnya.
Menurut Rusdi, banjir tidak hanya berdampak pada aktivitas ekonomi dan sosial warga, tetapi juga berpotensi menurunkan kualitas konsumsi pangan. Oleh karena itu, bantuan yang disalurkan dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mendukung kesehatan masyarakat.
Ia menambahkan, kehadiran pemerintah di lokasi bencana merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam memastikan warga terdampak tetap terlindungi dan terlayani.
“Pemerintah ingin memastikan masyarakat tidak hanya terbantu secara logistik, tetapi juga tetap terjaga kesehatannya di tengah situasi sulit,” jelasnya.











































