Home Blog Page 3

POLDA KALSEL GAGALKAN PEREDARAN 29,9 KG SABU, SINDIKAT FREDY PRATAMA TERENDUS

0

Banjarbaru, SuratKabarDigital.com – Pengungkapan 29,9 kilogram sabu dan lebih dari 15 ribu butir ekstasi di Kalimantan Selatan tak sekadar menggagalkan peredaran narkoba bernilai puluhan miliar rupiah. Kasus ini membuka dugaan kuat adanya jaringan internasional yang mengincar pasar Kalsel, terutama menjelang Ramadan.

Dalam konferensi pers di Mapolda, Selasa (24/2/2026), Kapolda Polda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan menegaskan bahwa tersangka berinisial IW bukanlah pemain tunggal.

“IW ini bagian dari jaringan. Ada indikasi kuat terafiliasi dengan jaringan internasional,” tegas Kapolda.

Polisi menduga jaringan ini memiliki kaitan dengan buronan narkotika kelas kakap, Fredy Pratama, yang selama ini disebut-sebut mengendalikan peredaran narkoba lintas negara dari luar negeri.

Peran IW berada di level distribusi. Ia diduga bertugas membawa sekaligus menyalurkan sabu dan ekstasi ke sejumlah titik di Kalimantan Selatan. Skema peredarannya terorganisir rapi: mulai dari pemasok, penghubung, kurir, hingga distributor wilayah.

Dari hasil penyelidikan, barang haram tersebut masuk ke Kalsel melalui jalur darat. Pengiriman diduga berasal dari luar provinsi, kemudian dipusatkan di Banjarmasin sebelum diedarkan.

Sebagian besar ekstasi disinyalir menyasar tempat hiburan malam di Banjarmasin dan Banjarbaru. Sementara sabu ditujukan untuk pasar yang lebih luas, termasuk jaringan pengedar tingkat menengah.

IW disebut menerima bayaran sekitar Rp15 juta untuk setiap kilogram sabu yang berhasil diedarkan. Dengan total hampir 30 kilogram, nilai ekonomis barang bukti yang disita diperkirakan mencapai Rp69 miliar..

Aparat menduga distribusi ini dirancang untuk memanfaatkan tingginya perputaran uang selama Ramadan. Momen tersebut kerap dimanfaatkan jaringan narkotika untuk meningkatkan suplai karena daya beli masyarakat yang meningkat.

“Kasus ini masih kami kembangkan. Kami telusuri alur komunikasi, aliran dana, dan pihak lain yang terlibat, termasuk kemungkinan lintas provinsi dan lintas negara,” ujar Kapolda.

PLN ICON PLUS BORONG DUA PENGHARGAAN DI ASIAN TELECOM AWARDS 2026 SINGAPURA

0

SuratKabarDigital.com – PLN Icon Plus meraih dua penghargaan di tingkat Internasional dalam ajang Asian Telecom Awards 2026 yang diselenggarakan di Singapura. PLN Icon Plus memenangkan kategori ESG Initiative of the Year – Indonesia melalui Program Inisiatif Virtual Power Plant, serta kategori HR Initiative of the Year – Indonesia melalui program Organization & Corporate Culture Transformation.

Penghargaan tersebut diterima oleh Direktur Perencanaan dan Pengembangan PLN Icon Plus, Aditya Syarief Darmasetiawan, didampingi Vice President Transformasi dan Delivery Unit, Fajri Aryuanda, yang mewakili manajemen dalam seremoni penganugerahan.

Penghargaan ini memperkuat posisi strategis perusahaan dalam pengembangan sustainability, transisi energi, dan ekosistem digital, sekaligus menegaskan komitmen berkelanjutan PLN Icon Plus dalam penerapan prinsip ESG di seluruh lini bisnis.

Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana, menyampaikan bahwa capaian ini menunjukkan arah transformasi perusahaan berjalan sejalan dengan strategi jangka panjang.

“Penghargaan ini menjadi pendorong bagi PLN Icon Plus untuk terus mengintegrasikan prinsip ESG secara konsisten dalam tata kelola dan aktivitas bisnis perusahaan. Melalui penguatan budaya berkelanjutan, inovasi digital, dan pengembangan energi hijau, perusahaan berkomitmen menghadirkan nilai tambah yang terukur bagi keberlanjutan usaha serta pengembangan ekosistem energi dan digital” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Perencanaan dan Pengembangan PLN Icon Plus, Aditya Syarief Darmasetiawan, menegaskan bahwa penghargaan tersebut mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjalankan agenda keberlanjutan.

“Keberlanjutan bagi kami bukan sekadar komitmen, melainkan diwujudkan melalui inovasi yang terukur, kolaborasi strategis, dan peran sumber daya manusia sebagai penggerak utama transformasi ESG” ujar Aditya.

Capaian ini menjadi komitmen PLN Icon Plus untuk membangun bisnis secara bertanggung jawab dengan menghadirkan solusi energi hijau dan digital yang berkelanjutan demi masa depan bagi generasi mendatang.

RT-RW DI BANJARBARU DATANGI DPRD, PERWALI 02/2026 DISOROT: JANGAN SAMPAI MULTITAFSIR DI LAPANGAN

0

Banjarbaru, SuratKabarDigital.com – Ketua DPRD Kota Banjarbaru Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera menerima kunjungan Forum RT-RW Kota Banjarbaru di ruang kerjanya, baru-baru ini. Pertemuan tersebut tak sekadar silaturahmi, melainkan juga menjadi forum konsultasi terkait implementasi Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 02 Tahun 2026 yang dinilai masih menyisakan sejumlah pertanyaan di tingkat akar rumput.

Dalam suasana dialogis dan terbuka, para perwakilan RT dan RW menyampaikan sejumlah masukan serta meminta penjelasan lebih lanjut mengenai beberapa ketentuan dalam Perwali tersebut. Terutama pada aspek yang bersentuhan langsung dengan tugas, fungsi, hingga konsekuensi administratif yang harus dijalankan oleh RT dan RW.

Ketua DPRD Banjarbaru menyambut positif langkah Forum RT-RW yang memilih jalur komunikasi formal untuk menyampaikan aspirasi. Ia menegaskan, RT dan RW memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pelayanan publik sekaligus penghubung aspirasi warga dengan pemerintah.

“Jangan sampai di lapangan muncul multitafsir. Karena yang menjalankan langsung aturan itu adalah RT dan RW,” ujarnya.

Menurutnya, konsultasi seperti ini penting agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam pelaksanaan regulasi. DPRD, kata dia, pada prinsipnya terbuka terhadap berbagai masukan, khususnya yang berkaitan dengan efektivitas dan dampak kebijakan pemerintah daerah terhadap masyarakat.

Dalam diskusi tersebut, beberapa poin krusial dalam Perwali Nomor 02 Tahun 2026 menjadi sorotan. Di antaranya teknis pelaksanaan aturan serta potensi konsekuensi administratif yang bisa membebani perangkat RT-RW jika tidak dijelaskan secara rinci.

Forum RT-RW berharap ada kejelasan dan penyamaan persepsi, sehingga implementasi kebijakan tidak menimbulkan kebingungan maupun polemik di lingkungan masyarakat.

Menanggapi hal itu, Gusti Rizky menyatakan akan menindaklanjuti berbagai aspirasi yang disampaikan melalui koordinasi dengan pihak terkait, termasuk pemerintah kota. Ia menekankan pentingnya harmonisasi antara regulasi dan kondisi riil di masyarakat agar kebijakan berjalan optimal dan tepat sasaran.

Ia juga mengapresiasi sikap proaktif Forum RT-RW yang mengedepankan komunikasi dan konsultasi dalam menyikapi regulasi.

“Ini menunjukkan komitmen bersama membangun tata kelola pemerintahan yang partisipatif dan transparan,” katanya.

DPRD CEK SETORAN PAJAK, QMALL JADI SOROTAN OPTIMALISASI PAD BANJARBARU

0

Banjarbaru, SuratKabarDigital.com – DPRD Kota Banjarbaru melalui Komisi II melakukan inspeksi lapangan ke Q Mall Banjarbaru, Senin (23/2/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya pengawasan terhadap kepatuhan pajak dan retribusi daerah yang selama ini menjadi tulang punggung Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kunjungan dipimpin Ketua Komisi II, Syamsuri, bersama anggota komisi dan disambut manajemen QMall. Dalam pertemuan tersebut, diskusi mengerucut pada mekanisme pembayaran pajak, sistem retribusi, hingga peluang peningkatan kontribusi sektor perdagangan terhadap kas daerah.

“Kami ingin memastikan seluruh kewajiban pajak dan retribusi dipenuhi sesuai aturan. Ini penting agar PAD Kota Banjarbaru terus meningkat dan berdampak langsung pada pembangunan,” tegas Syamsuri.

Menurutnya, pusat perbelanjaan memiliki posisi strategis dalam perputaran ekonomi kota. Selain menjadi motor aktivitas perdagangan, sektor ini juga berkontribusi signifikan terhadap penerimaan pajak daerah seperti pajak restoran, pajak hiburan, dan pajak parkir.

Namun pengawasan, kata dia, bukan semata soal angka setoran. DPRD juga ingin mendengar langsung kendala yang dihadapi pelaku usaha agar kebijakan fiskal daerah tetap adil dan tidak memberatkan.

“Keseimbangan harus dijaga. Kita ingin PAD optimal, tapi dunia usaha juga harus tetap tumbuh,” tambahnya.

INSENTIF GURU MENGAJI DI BANJARBARU NAIK 100 PERSEN, BUKTI KOMITMEN PENGUATAN SDM BERBASIS KEAGAMAAN

0

Banjarbaru, SuratKabarDigital.com – Kabar menggembirakan datang bagi para guru Pendidikan Al-Qur’an di Kota Banjarbaru. Pada tahun 2026, jumlah penerima insentif meningkat hingga 100 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia berbasis nilai keagamaan.

Direktur Utama BKPAKSI Banjarbaru, Imam Sadikin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wali Kota Banjarbaru atas perhatian yang diberikan kepada para guru mengaji.

Ia menjelaskan, sebelumnya jumlah guru yang menerima insentif sebanyak 132 orang. Pada tahun 2026, jumlah tersebut melonjak menjadi lebih dari 250 orang.

“Alhamdulillah, di bawah kepemimpinan Ibu Wali Kota, baru satu tahun berjalan sudah ada kenaikan hingga 100 persen. Ini tentu sangat berarti bagi guru-guru kami yang sudah bertahun-tahun mengabdi dalam mendidik generasi Qur’ani,” ujarnya.

Menurut Imam, peningkatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata pemerintah terhadap para pengajar Al-Qur’an yang selama ini berperan penting dalam pembinaan akhlak dan karakter masyarakat.

Ia pun mendoakan agar kepemimpinan Wali Kota senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan amanah.

“Mudah-mudahan beliau selalu diberikan kesehatan lahir dan batin, serta mampu membawa Banjarbaru semakin maju menuju Banjarbaru Emas,” tutupnya.

Sementara itu, Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, menegaskan bahwa peningkatan jumlah penerima insentif merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan karakter generasi muda.

“Guru-guru agama memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda di Banjarbaru. Sudah sepatutnya mereka mendapatkan perhatian dan dukungan dari pemerintah,” ujarnya.

Ia berharap kenaikan insentif tersebut dapat menjadi penyemangat bagi para guru untuk terus mengabdi dengan penuh keikhlasan.

“Mudah-mudahan ke depannya Pemkot Banjarbaru bisa meningkatkan kembali tentunya dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Insya Allah akan tetap kami perjuangkan untuk guru agama di Banjarbaru,” pungkasnya.