Kabupaten Banjar, SuratKabarDigital.com – Pemerintah Kabupaten Banjar mulai mematangkan persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M. Hal ini dibahas dalam audiensi yang dipimpin Bupati Banjar, Saidi Mansyur, bersama Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Banjar di Pendopo Mahligai Sultan Adam, Sabtu (11/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, terungkap kuota haji Kabupaten Banjar tahun ini meningkat signifikan menjadi 671 jemaah atau naik sekitar 45 persen dibanding tahun sebelumnya.
Peningkatan kuota ini dinilai menjadi peluang sekaligus tantangan, terutama dalam hal kesiapan administrasi, pelayanan, serta penguatan manajemen kelompok terbang (kloter).
Berdasarkan data, jumlah pendaftar haji di Kabupaten Banjar mencapai 18.017 orang, dengan rata-rata masa tunggu sekitar 30 tahun. Mayoritas calon jemaah berada pada rentang usia 40 hingga 50 tahun, sehingga aspek kesehatan dan kesiapan fisik menjadi perhatian utama.
Hasil pemeriksaan istithaah menunjukkan sebagian besar jemaah memenuhi syarat untuk berangkat, meskipun terdapat sejumlah jemaah yang memerlukan pendampingan khusus.
Dari sisi administrasi, seluruh dokumen jemaah dilaporkan telah lengkap, termasuk kepemilikan paspor yang telah mencapai 100 persen, proses bio-visa, hingga keaktifan BPJS kesehatan.
Sementara itu, keberangkatan jemaah direncanakan dalam lima kloter, dengan jadwal masuk asrama haji mulai 24 April hingga 18 Mei 2026.
Bupati Saidi Mansyur menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
“Koordinasi harus terus diperkuat, mulai dari manasik, pendampingan jemaah risiko tinggi, hingga kesiapan di setiap tahapan keberangkatan,” ujarnya.
Ia berharap, dengan persiapan yang matang, pelaksanaan ibadah haji bagi jemaah Kabupaten Banjar dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah.










































