Banjarbaru, SuratKabarDigital.com – Kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tak hanya berdampak terhadap lingkungan. Kondisi tersebut juga ikut menambah tekanan bagi masyarakat, terutama ketika harga sejumlah kebutuhan pokok masih menjadi beban pengeluaran rumah tangga.
Situasi itu dirasakan warga Kelurahan Palam, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru. Di tengah kondisi tersebut, Pemerintah Kota Banjarbaru menghadirkan pasar murah bersubsidi sebagai salah satu upaya meringankan beban masyarakat.
Antusiasme warga terlihat saat memanfaatkan pasar murah tersebut. Sejumlah kebutuhan pokok rumah tangga tersedia dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasaran.
Lurah Palam, Zulhulaifah, mengatakan pasar murah bersubsidi sangat membantu masyarakat, khususnya warga yang terdampak kekeringan dan karhutla.
Menurutnya, kondisi lingkungan yang belum sepenuhnya pulih menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat. Di sisi lain, tingginya harga sejumlah bahan kebutuhan pokok dapat menambah beban pengeluaran warga.
“Kegiatan pasar murah bersubsidi ini diharapkan bisa membantu masyarakat di tengah keadaan seperti sekarang. Apalagi harga sejumlah bahan sembako juga cukup tinggi,” ujar Zulhulaifah.
Ia menilai kehadiran pasar murah tidak hanya berkaitan dengan penyediaan sembako berharga lebih rendah. Lebih dari itu, program tersebut menjadi bentuk intervensi pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit.
Antusiasme warga yang datang juga menunjukkan kebutuhan terhadap program semacam ini masih cukup tinggi, terutama di wilayah yang menghadapi dampak kekeringan dan karhutla.
Bagi masyarakat, pasar murah menjadi ruang untuk mendapatkan kebutuhan dasar dengan harga yang lebih ringan ketika pengeluaran rumah tangga harus ditekan.
Pemko Banjarbaru pun dinilai perlu menjaga keberlanjutan intervensi terhadap masyarakat di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi. Penanganan karhutla dan kekeringan tidak hanya menyangkut persoalan lingkungan, tetapi juga dampaknya terhadap kondisi sosial dan ekonomi warga.
Pasar murah bersubsidi menjadi salah satu bentuk respons untuk memastikan tekanan akibat kondisi tersebut tidak berujung pada semakin beratnya beban kebutuhan sehari-hari masyarakat.
















