by

KASUS BEGAL PAYUDARA DI MARTAPURA JADI ALARM KEAMANAN RUANG PUBLIK, DPRD BANJAR MINTA PELAKU DIBURU

banner 468x60


Kabupaten Banjar, SuratKabarDigital.com – Kasus dugaan kekerasan seksual berupa aksi begal payudara yang menimpa seorang santriwati di kawasan Sungai Sipai, Martapura, mendapat perhatian serius dari kalangan legislatif.

banner 336x280

Anggota DPRD Kabupaten Banjar, Ali Syahbana, menilai peristiwa tersebut menjadi alarm bagi semua pihak untuk meningkatkan perlindungan terhadap perempuan di ruang publik.

Ali menyampaikan keprihatinannya atas kejadian yang dialami korban hingga mengalami trauma dan enggan beraktivitas di luar rumah. Menurutnya, keamanan masyarakat, khususnya perempuan, harus menjadi perhatian bersama.

“Peristiwa ini menjadi pengingat serius mengenai pentingnya kehadiran ruang aman publik yang bebas dari segala bentuk ancaman dan rasa takut,” ujar Ali Syahbana, Selasa (2/6/2026).

Ia berharap aparat penegak hukum dapat bergerak cepat mengusut tuntas kasus tersebut dan segera menangkap pelaku. Selain itu, pengawasan di sejumlah titik yang dinilai rawan juga perlu diperkuat guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Menurut Ali, tindakan pelecehan seksual tidak boleh dianggap sebagai peristiwa biasa karena merupakan pelanggaran hukum sekaligus pelanggaran terhadap hak asasi manusia.

“Normalisasi terhadap kekerasan seksual tidak dapat ditoleransi. Penegakan aturan harus menjadi prioritas utama demi menciptakan lingkungan yang aman bagi semua individu tanpa pengecualian,” tegasnya.

Selain penindakan hukum, Ali menilai pencegahan juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Ia mengajak warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan tidak ragu melaporkan apabila menemukan tindakan yang berpotensi mengarah pada kekerasan seksual.

“Semua pihak perlu lebih proaktif menjaga lingkungan sekitar agar kasus serupa tidak kembali terjadi,” katanya.

Ali juga menyampaikan dukungan moral kepada korban dan keluarga. Ia berharap korban mendapatkan pendampingan yang memadai, baik secara psikologis maupun sosial, sehingga dapat pulih dari trauma yang dialaminya.

Kasus begal payudara yang terjadi di kawasan Sungai Sipai sebelumnya sempat menjadi perhatian publik setelah korban mengaku mengalami pelecehan saat melintas di lokasi tersebut. Peristiwa itu kembali memunculkan kekhawatiran masyarakat terkait keamanan perempuan saat beraktivitas di ruang publik, khususnya pada jam-jam sepi.

banner 336x280