by

DIDOMINASI USIA 41–70 TAHUN, KESIAPAN KESEHATAN JEMAAH HAJI BANJAR JADI SOROTAN

banner 468x60

Kabupaten Banjar, SuratKabarDigital.com – Kesiapan kesehatan jemaah haji menjadi perhatian utama dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M di Kabupaten Banjar. Hal ini mengemuka dalam audiensi antara Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Banjar dengan Saidi Mansyur di Mahligai Sultan Adam, Jumat (10/4/2026).

banner 336x280

Kepala Kemenhaj Kabupaten Banjar, Erfan Maulana, mengungkapkan bahwa mayoritas jemaah haji tahun ini berada pada rentang usia 41 hingga 70 tahun. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam memastikan kesiapan fisik dan kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Seluruh tahapan persiapan terus kami matangkan, baik dari sisi administrasi, kesehatan, maupun kesiapan petugas kloter,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan kesehatan, sebanyak 205 jemaah dinyatakan sehat, 457 jemaah memerlukan pendampingan, dan satu orang belum memenuhi syarat kesehatan. Sementara untuk jemaah cadangan, 11 orang dinyatakan sehat dan 63 lainnya membutuhkan pendampingan.

Untuk mengantisipasi risiko, Kemenhaj menyiapkan sejumlah strategi, mulai dari monitoring kesehatan mandiri, pendampingan jemaah berisiko tinggi, hingga penguatan koordinasi antarpetugas di lapangan.

Secara keseluruhan, jumlah jemaah haji Kabupaten Banjar tahun ini mencapai 671 orang yang akan diberangkatkan dalam lima kelompok terbang (kloter) secara bertahap mulai akhir April hingga pertengahan Mei 2026.

Dari sisi layanan kesehatan, tim medis telah disiapkan, termasuk dokter kloter dan perawat, serta dukungan Petugas Haji Daerah (PHD) untuk memastikan pelayanan optimal selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah.

Sementara itu, aspek administrasi juga dipastikan rampung 100 persen, mulai dari paspor, bio-visa, hingga keaktifan BPJS kesehatan seluruh jemaah.

Bupati Saidi Mansyur mengapresiasi kesiapan tersebut, namun menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor untuk menjamin kelancaran penyelenggaraan haji.

“Dengan jumlah jemaah yang meningkat, kita harus memastikan pelayanan semakin optimal. Saya berharap seluruh petugas dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi,” tegasnya.

Audiensi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan penyelenggara haji, khususnya dalam menghadapi tantangan kesehatan jemaah yang didominasi usia dewasa hingga lanjut.

banner 336x280