Banjarbaru, SuratKabarDigital.com — Aspirasi petani yang selama ini disuarakan dalam forum reses akhirnya berbuah konkret. Anggota DPRD Kota Banjarbaru, Mardiana, merealisasikan kebutuhan mendesak petani dengan menyalurkan ratusan karung pupuk ke Kelurahan Landasan Ulin Utara, Rabu.
Bantuan tersebut tidak sekadar distribusi logistik, tetapi menjadi bukti bahwa jalur komunikasi antara petani dan wakil rakyat masih berjalan efektif. Sebanyak 727 karung pupuk disalurkan kepada dua kelompok tani, yakni Kelompok Tani Suka Mulya dan Kelompok Tani Karya Baru.
“Ini adalah tindak lanjut dari apa yang disampaikan petani saat reses. Kita ingin memastikan aspirasi itu benar-benar sampai pada solusi,” ujar Mardiana di sela kegiatan.
Kelompok Tani Suka Mulya yang dipimpin Sukatmo mengelola sekitar 19 hektare lahan dengan 20 anggota. Sementara Kelompok Tani Karya Baru di bawah kepemimpinan Sarjuni memiliki 23 anggota dengan keragaman hingga 23 jenis tanaman hortikultura.
Distribusi pupuk dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan riil di lapangan. Mardiana menegaskan, dukungan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas produksi sekaligus menekan biaya operasional petani yang selama ini terus meningkat.
Di sisi lain, ia juga mengakui bahwa persoalan petani tidak berhenti pada ketersediaan pupuk. Fluktuasi harga hasil panen, mahalnya bibit, hingga ancaman hama masih menjadi tantangan yang harus dihadapi secara berkelanjutan.
Karena itu, langkah lanjutan telah disiapkan. Pada Agustus mendatang, bantuan alat pertanian akan kembali digulirkan, meliputi puluhan unit alat potong rumput, penyemprot hama, hingga mesin pompa air.
Dengan pendekatan bertahap ini, Mardiana menilai penguatan sektor pertanian tidak bisa instan, melainkan membutuhkan kesinambungan kebijakan dan dukungan nyata.
“Yang terpenting bukan hanya bantuan hari ini, tapi bagaimana petani bisa terus produktif dan sejahtera ke depan,” tutupnya.










































