Kabupaten Banjar, SuratKabarDigital.com — Upaya mendorong kemajuan sektor pertanian dan peternakan di Kabupaten Banjar terus dilakukan DPD Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Banjar.
Salah satunya melalui kunjungan Ketua DPD TMI Kabupaten Banjar, Hj Helda Rina, ke kawasan pertanian MBM Muara Baru di Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel).
Tidak hanya sekadar berkunjung, Hj Helda Rina juga melihat berbagai potensi yang dapat dipelajari dan dikembangkan untuk menjadi salah satu contoh dalam mendorong kemajuan pertanian maupun peternakan di Kabupaten Banjar.
Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Sumatera Selatan, Ahmad Medi Amazon, menyampaikan bahwa Kabupaten Ogan Ilir merupakan salah satu daerah yang memiliki perkembangan sektor pertanian cukup pesat.
Menurutnya, kawasan MBM Muara Baru telah mampu mengembangkan pertanian secara produktif, dengan hasil yang cukup menjanjikan bagi para petani.
“Di Kabupaten Ogan Ilir ini salah satunya pertaniannya sangat maju dan berkembang pesat,” ujarnya.
Ia menyebutkan, dalam sekali panen dengan pola IP200, MBM Muara Baru bahkan mampu menghasilkan pendapatan hingga sekitar Rp100 juta per tahun.
Pengembangan kawasan tersebut juga tidak hanya bertumpu pada satu jenis komoditas. Berbagai tanaman dikembangkan, mulai dari tanaman pangan hingga sayuran dan komoditas pertanian lainnya.
Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang menarik perhatian TMI Banjar untuk mempelajari pola pengelolaan pertanian yang diterapkan di MBM Muara Baru.

Sementara itu, Ketua DPD TMI Kabupaten Banjar, Hj Helda Rina, mengatakan kunjungannya merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus membangun pertukaran pengetahuan antarpelaku pertanian.
“Kami datang ke sini bertemu dengan kawan-kawan Tani Merdeka. Kami ingin bersama-sama memajukan pertanian dan peternakan,” katanya.
Menurut Helda, pengalaman yang diperoleh dari daerah lain dapat menjadi bahan pembelajaran untuk kemudian disesuaikan dengan kondisi dan potensi yang dimiliki Kabupaten Banjar.
“Kita bisa saling sharing antarprovinsi, saling berbagi pengalaman. Mana yang baik bisa kita pelajari dan dikembangkan untuk meningkatkan pertanian di daerah kita,” ujarnya.
Melalui kunjungan tersebut, TMI Banjar berharap terbangun kerja sama dan komunikasi yang lebih kuat dengan Tani Merdeka di Sumatera Selatan.
“Semoga pembelajaran ini apat menjadi referensi dalam menyusun langkah pengembangan pertanian dan peternakan yang lebih produktif di Kabupaten Banjar,” katanya.
Dengan demikian, kunjungan tersebut tidak berhenti pada pertukaran pengalaman, tetapi dapat berlanjut menjadi kerja sama nyata dalam mendorong kesejahteraan petani dan penguatan sektor pertanian di Kabupaten Banjar.











