by

BANJARBARU TERBAIK SE-KALIMANTAN, SABET PENGHARGAAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN DAN STUNTING 2026

banner 468x60

Banjarbaru, SuratKabarDigital.com – Kota Banjarbaru kembali menegaskan posisinya sebagai daerah inovatif di tingkat nasional. Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, meraih Penghargaan Terbaik I kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting Kelompok Kota Regional Kalimantan dalam ajang Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Berprestasi 2026.

banner 336x280

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan di Platinum Hotel & Convention Hall, Selasa (5/5/2026), oleh Muhammad Tito Karnavian bersama perwakilan Tempo.

Ajang ini bukan sekadar seremoni, melainkan evaluasi ketat berbasis indikator kinerja, mulai dari konvergensi lintas sektor, efektivitas intervensi hingga tingkat kelurahan, hingga capaian penurunan indikator utama.

Inovasi daerah menjadi faktor penentu dalam menilai sejauh mana pemerintah mampu menghadirkan solusi nyata dan berdampak langsung.

“Sebagai kepala daerah yang dipilih rakyatnya, metode terbaik adalah menciptakan iklim kompetitif. Dari sana akan lahir kinerja dan inovasi terbaik,” tegas Tito.

Sebanyak 24 daerah menerima penghargaan dalam forum tersebut. Untuk kategori yang diraih Banjarbaru, pemerintah pusat juga memberikan insentif fiskal sebesar Rp3 miliar sebagai stimulus untuk memperkuat program yang sudah berjalan.

Keberhasilan Banjarbaru tidak datang secara instan. Pemerintah kota membangun pendekatan kolaboratif lintas sektor, salah satunya melalui Pra Musrenbang Tematik Stunting 2026 yang melibatkan puluhan pemangku kepentingan, mulai dari SKPD, camat, lurah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat.

Salah satu inovasi unggulan adalah program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) yang mendorong keterlibatan aktif berbagai pihak dalam memastikan intervensi gizi bagi anak-anak berisiko berjalan berkelanjutan dan tepat sasaran.

Pendekatan berbasis data, perbaikan sanitasi, serta penguatan intervensi gizi menjadi fondasi utama dalam menekan angka stunting. Strategi serupa juga diterapkan dalam penanggulangan kemiskinan, dengan fokus pada kelompok masyarakat paling rentan.

Wali Kota Lisa menegaskan, capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat Banjarbaru.

“Penghargaan ini adalah milik seluruh masyarakat Banjarbaru. Ini bukan akhir, melainkan penguat komitmen kami untuk menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan dan berkelanjutan,” ujarnya.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi, inovasi, dan kebijakan berbasis data mampu menghadirkan perubahan nyata. Banjarbaru tak hanya mencuri perhatian, tetapi juga memberi contoh konkret bagaimana pembangunan daerah bisa berjalan efektif dan berdampak luas.

banner 336x280