by

Banjarbaru “Seksi” di Mata Investor: Rekor Investasi Rp1,03 Triliun dan Napas Baru Birokrasi

banner 468x60

Oleh: Rudy Azhary

Kota Banjarbaru baru saja menorehkan tinta emas dalam sejarah ekonominya. Di tengah kompetisi sengit antarwilayah, kota ini justru berhasil melakukan lompatan kuantum dengan mencatatkan realisasi investasi menembus angka Rp1,03 triliun sepanjang tahun 2025. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan capaian tertinggi yang pernah diraih oleh “Kota Idaman”.

banner 336x280

Reformasi di Jantung Pelayanan

Di balik angka triliunan tersebut, terdapat peran vital Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Banjarbaru. Lembaga ini tak lagi sekadar menjadi “penjaga loket” administratif, melainkan telah bermutasi menjadi mesin penggerak transformasi ekonomi.

Masalah klasik seperti birokrasi yang lamban dan penuh ketidakpastian dipangkas habis melalui digitalisasi berbasis risiko. Hasilnya? Proses perizinan kini lebih transparan, cepat, dan minim hambatan.

“Sekarang izin jauh lebih mudah dan pasti. Ini yang membuat Banjarbaru semakin dilirik,” ujar perwakilan DPMPTSP Banjarbaru.

Bukan Sekadar Angka di Atas Kertas

Walikota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, menegaskan bahwa derasnya arus modal yang masuk harus memiliki korelasi langsung dengan kesejahteraan masyarakat. Visi Banjarbaru EMAS (Elok, Maju, Adil, dan Sejahtera) menjadi kompas utama dalam setiap kebijakan investasi.

Dampak Nyata Investasi Banjarbaru:

Pertumbuhan PDRB: Peningkatan Produk Domestik Regional Bruto yang signifikan.

Lapangan Kerja: Terbukanya ribuan peluang kerja baru bagi warga lokal.

Multiplier Effect: UMKM di sekitar area investasi ikut tumbuh dan bergerak.

“Masuknya investasi triliunan rupiah bukan sekadar angka. Dampaknya mulai terasa—PDRB meningkat, lapangan kerja terbuka, dan UMKM ikut tumbuh sebagai efek berganda dari aktivitas ekonomi,” tegas Lisa Halaby.


Inovasi yang Menyentuh Akar Rumput

DPMPTSP Banjarbaru menunjukkan bahwa kemajuan teknologi tidak meninggalkan sisi kemanusiaan. Beberapa terobosan yang menjadi sorotan antara lain:

Layanan Jemput Bola: Membantu pelaku UMKM mendapatkan legalitas usaha tanpa harus meninggalkan tempat jualan.

Inklusivitas: Penyediaan layanan prioritas bagi difabel dan lansia di Mal Pelayanan Publik (MPP).

Izin dari Mana Saja: Digitalisasi total yang memungkinkan pengusaha mengurus dokumen tanpa perlu mengantre fisik, menghemat waktu serta biaya.

Membidik Sektor Masa Depan

Sejauh ini, sektor jasa, perdagangan, dan properti masih menjadi primadona yang mendominasi lonjakan investasi. Namun, pemerintah kota mulai melirik potensi di wilayah pinggiran. Sektor ekonomi kreatif, kuliner, hingga pertanian kini terus didorong agar basis ekonomi Banjarbaru semakin luas dan tangguh.

Menghadapi Tantangan dengan Optimisme

Meski tengah berada di atas angin, tantangan seperti ketersediaan lahan dan kepastian tata ruang tetap menjadi perhatian serius. Pemkot Banjarbaru kini tengah melakukan percepatan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan menyiapkan proyek-proyek strategis yang sudah dalam kondisi ready-to-offer.

Dengan konsistensi reformasi birokrasi dan iklim usaha yang semakin sehat, Banjarbaru kini resmi menjelma menjadi salah satu destinasi investasi paling prospektif di Kalimantan Selatan. Masa depan Banjarbaru EMAS bukan lagi sekadar mimpi, melainkan realitas yang sedang dibangun, langkah demi langkah.

banner 336x280