by

ASKOT SOROTI WALK OUT DI MUSARKOT KONI BANJARBARU, NILAI PROSES TAK IDEAL

banner 468x60

ASKOT SOROTI WALK OUT DI MUSARKOT KONI BANJARBARU, NILAI PROSES TAK IDEAL


Suratkabardigital.com – Sekretaris Askot PSSI Kota Banjarbaru, Pengayom Bayu Ajie, menyoroti aksi walk out yang terjadi dalam Musyawarah Kota (Musarkot) KONI Banjarbaru, Sabtu (28/3/2026), sebagai sinyal adanya persoalan dalam proses yang berjalan.

banner 336x280


Musarkot tersebut digelar untuk menentukan Ketua KONI Kota Banjarbaru periode 2026–2030. Namun, Bayu menilai dinamika yang muncul seharusnya dapat diselesaikan lebih awal sebelum forum sampai pada tahap penetapan.


Ia secara tegas mengkritik proses penjaringan calon yang dinilai terlalu singkat dan tidak memberikan ruang kompetisi yang sehat bagi kandidat lain.


“Waktu penjaringan sangat singkat dan terkesan tidak membuka peluang bagi kandidat lain yang ingin maju,” ujarnya.


Dalam forum itu, 32 cabang olahraga mengusulkan Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera sebagai bakal calon ketua. Dukungan yang terpusat tersebut dinilai mempersempit peluang munculnya alternatif kandidat.


“Kalau dukungan sudah mengerucut ke 32 cabang olahraga, praktis akan sangat sulit bagi kandidat lain untuk bersaing,” katanya.


Bayu menegaskan, ke depan diperlukan kebijakan yang lebih terbuka dan berimbang agar proses demokrasi dalam Musarkot tidak hanya formalitas, tetapi benar-benar mencerminkan asas keadilan dan kompetisi yang sehat.
(Rudy Azhary, red)

banner 336x280