Banjarbaru, SuratKabarDigital.com – Persoalan drainase yang tak kunjung terbangun selama sekitar satu dekade menjadi keluhan utama warga Jalan Perambaian RT 35 RW 07, Kelurahan Sungai Ulin, Kota Banjarbaru. Aspirasi tersebut mencuat saat Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarbaru, Liana, S.Sos menggelar reses sekaligus silaturahmi bersama warga, Minggu (8/3/2026) sore.
Meski berlangsung di tengah bulan Ramadan dan warga sedang menjalankan ibadah puasa, kegiatan reses itu tetap dihadiri puluhan warga yang antusias menyampaikan berbagai persoalan di lingkungan mereka.
Liana mengatakan, keluhan paling dominan yang disampaikan warga adalah belum adanya drainase di kawasan tersebut. Kondisi ini menyebabkan genangan air kerap muncul di halaman rumah warga ketika hujan turun.
“Warga menyampaikan persoalan utama di wilayah ini adalah drainase. Bahkan saat hujan turun, tidak jarang air menggenang di halaman rumah warga,” kata Liana.
Menurut keterangan warga, persoalan tersebut sudah berlangsung sekitar 10 tahun tanpa adanya pembangunan drainase yang memadai. Selama ini, warga mengaku telah berupaya menyampaikan keluhan melalui berbagai cara, termasuk mengirimkan surat ke dinas terkait.
Menanggapi hal itu, Liana menyatakan akan mengupayakan agar pembangunan drainase dapat direalisasikan, meski kemungkinan dilakukan secara bertahap.
“Warga di sini sudah menantikan drainase sejak 10 tahun lamanya, namun belum juga terealisasi. Tahun depan insyaallah akan kita upayakan agar bisa terealisasi meski secara bertahap,” ujarnya.
Selain persoalan drainase, warga juga menyampaikan kebutuhan pembangunan pagar beton di sekitar area Posyandu yang berada tepat di belakang pemakaman. Warga menilai keberadaan pagar penting untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan aktivitas pelayanan kesehatan di lokasi tersebut.
Tak hanya itu, warga juga berharap adanya pemasangan kanopi di salah satu Tempat Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di wilayah itu. Selama ini, kendaraan anak-anak yang datang untuk mengaji harus diparkir tanpa pelindung sehingga sering kepanasan maupun kehujanan.
Liana memastikan seluruh aspirasi warga telah dicatat dan akan dibahas lebih lanjut bersama anggota DPRD lainnya untuk ditindaklanjuti.
“Kita tampung dulu semua aspirasi warga. Selanjutnya akan kita bahas kembali bersama kawan-kawan di DPRD agar bisa ditindaklanjuti,” katanya.










































