SOLIDARITAS WARGA BANJARBARU MENJANGKAU SUMATRA, DONASI RATUSAN JUTA DISALURKAN LEWAT APEKSI
Banjarbaru, SuratKabarDigital.com – Gelombang solidaritas masyarakat Kota Banjarbaru terhadap korban banjir di Sumatra membuahkan hasil nyata. Melalui inisiatif penggalangan dana yang difasilitasi Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru, bantuan kemanusiaan dengan total nilai mencapai Rp 860.344.260,26 berhasil dihimpun dan disalurkan kepada warga terdampak bencana.
Penggalangan dana yang melibatkan berbagai unsur masyarakat tersebut menjadi cerminan kepedulian kolektif warga Banjarbaru, mulai dari masyarakat umum, aparatur sipil negara (ASN), non-ASN, hingga dukungan lembaga perbankan daerah. Bantuan kemudian disalurkan melalui jalur resmi Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) dan diteruskan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh.
Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, menyebut partisipasi luas masyarakat sebagai kekuatan utama di balik tersalurnya bantuan tersebut. Menurutnya, donasi yang terkumpul bukan sekadar angka, tetapi wujud empati dan kepedulian terhadap sesama yang sedang tertimpa musibah.
“Bantuan ini berasal dari kepedulian masyarakat Banjarbaru. Alhamdulillah, seluruh donasi telah disalurkan dan diterima oleh saudara-saudara kita di Sumatra dalam bentuk barang yang dibutuhkan di lapangan,” ujarnya.
Lisa menambahkan, penyaluran bantuan melalui jaringan APEKSI dipilih untuk memastikan proses distribusi berjalan efektif dan sesuai dengan kebutuhan daerah terdampak, terutama pada masa pemulihan pascabencana.
Sementara itu, Pemerintah Kota Banda Aceh menyatakan kesiapan dan komitmennya dalam menjalankan amanah tersebut. Wali Kota Banda Aceh, Hj Illiza Sa’aduddin Djamal, S.E., mengungkapkan bahwa bantuan dari Banjarbaru telah langsung disalurkan ke wilayah-wilayah yang masih memerlukan dukungan logistik.
“Setelah berkoordinasi dengan jajaran APEKSI dan Wali Kota Banjarbaru, bantuan langsung kami distribusikan ke daerah terdampak banjir yang sedang dalam tahap pemulihan dan rehabilitasi,” jelas Illiza.
Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok seperti pakaian, selimut, obat-obatan, perlengkapan mandi, hingga peralatan rumah tangga sederhana. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana.
