Banjarbaru, SuratKabarDigital.com – Pemerintah Kota Banjarbaru terus mematangkan seluruh persiapan operasional Sekolah Rakyat Permanen menjelang dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027. Tak hanya pembangunan fisik, layanan kesehatan hingga pendampingan psikologis bagi siswa dan orang tua juga disiapkan agar proses belajar berjalan optimal sejak hari pertama.
Kesiapan tersebut dipastikan melalui peninjauan lapangan yang dipimpin langsung Wali Kota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby bersama jajaran Kementerian Sosial RI, Sentra Budi Luhur, serta Kementerian Pekerjaan Umum di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Banjarbaru, Rabu (8/7/2026).
Dalam peninjauan itu, rombongan mengecek progres ruang belajar, fasilitas pendukung, lingkungan sekolah, hingga tiga unit asrama yang akan ditempati para siswa. Penyelesaian asrama menjadi salah satu fokus utama karena menjadi bagian dari pembinaan karakter, kedisiplinan, dan kemandirian peserta didik.
Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, menegaskan Sekolah Rakyat merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan akses pendidikan yang setara, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Sekolah Rakyat adalah wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan akses pendidikan yang setara bagi seluruh anak, khususnya mereka yang membutuhkan,” ujarnya, Jumat (10/7/2026).
Lisa menegaskan, Pemerintah Kota Banjarbaru berkomitmen menuntaskan seluruh persiapan agar kegiatan belajar mengajar dapat dimulai sesuai jadwal.
“Kami ingin setiap anak memperoleh lingkungan belajar yang aman, nyaman, berkualitas, serta mampu membentuk generasi Banjarbaru yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” katanya.
Sebagai rangkaian awal MPLS yang berlangsung pada 14–31 Juli 2026, seluruh siswa baru dijadwalkan hadir bersama orang tua pada 14 Juli untuk mengikuti registrasi serta Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang difasilitasi Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru.
Selain pemeriksaan kesehatan, Sentra Budi Luhur juga akan memberikan pendampingan psikologis kepada para orang tua sebagai bekal dalam mendukung anak beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus kehidupan di asrama.
Program Sekolah Rakyat di Banjarbaru merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Sosial RI, Pemerintah Kota Banjarbaru, Sentra Budi Luhur, dan Kementerian Pekerjaan Umum.











































