by

RSD IDAMAN BANJARBARU EDUKASI MASYARAKAT SOAL PENYEBAB DAN PENANGANAN GAGAL GINJAL

banner 468x60

Banjarbaru, SuratKabarDigital.com – Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru terus mengintensifkan edukasi kesehatan kepada masyarakat, salah satunya terkait penyakit gagal ginjal yang kini menjadi perhatian serius di dunia kesehatan.

banner 336x280

Melalui media sosial resminya, RSD Idaman Banjarbaru memberikan informasi mengenai sejumlah penyakit yang dapat memicu kerusakan ginjal secara perlahan hingga berujung gagal ginjal. Edukasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan ginjal sejak dini.

Direktur RSD Idaman Banjarbaru, dr Danny Indrawardhana, mengatakan ginjal memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh dan menyaring zat sisa dalam darah. Karena itu, masyarakat diminta tidak mengabaikan berbagai penyakit yang dapat merusak fungsi ginjal.

“Penyakit gagal ginjal umumnya tidak muncul secara tiba-tiba, tetapi berkembang perlahan akibat penyakit lain yang tidak terkontrol. Karena itu pencegahan dan pemeriksaan kesehatan rutin sangat penting,” ujar dr Danny.

Ia menjelaskan, beberapa penyakit yang paling sering menyebabkan gagal ginjal di antaranya tekanan darah tinggi, diabetes melitus, sumbatan saluran kemih akibat batu maupun tumor, penyakit autoimun, kanker, hingga kelainan ginjal bawaan seperti ginjal polikistik.

Selain itu, kerusakan sel penyaring ginjal akibat infeksi maupun komplikasi penyakit darah tinggi juga menjadi faktor yang perlu diwaspadai masyarakat.

Tak hanya memberikan edukasi mengenai penyebab gagal ginjal, RSD Idaman Banjarbaru juga mengingatkan pentingnya pengaturan cairan tubuh bagi pasien gagal ginjal, khususnya yang menjalani hemodialisa atau cuci darah.

Dalam edukasi tersebut dijelaskan istilah “Berat Badan Kering” atau BBK, yakni kondisi berat badan ideal pasien tanpa kelebihan cairan di dalam tubuh. Kondisi ini penting dijaga agar pasien tidak mengalami pembengkakan, sesak napas, maupun penumpukan cairan di paru-paru.

“Pasien gagal ginjal tetap bisa menjalani hidup dengan baik asalkan disiplin menjalani terapi dan menjaga pola hidup sehat. Karena itu kami terus mendorong edukasi kepada masyarakat agar memahami pentingnya menjaga kesehatan ginjal,” jelasnya.

RSD Idaman Banjarbaru juga mengimbau masyarakat untuk menjaga pola makan sehat, mengontrol tekanan darah dan gula darah, memperbanyak aktivitas fisik, serta rutin memeriksakan kesehatan guna mencegah risiko gagal ginjal.

“Gagal ginjal bukan berarti gagal hidup. Dengan penanganan yang tepat dan kedisiplinan pasien, kualitas hidup tetap bisa terjaga,” tutup dr Danny.

banner 336x280