PT PALMINA UTAMA–PEMKAB BANJAR SATUKAN LANGKAH, SIAPKAN SOLUSI BERTAHAP ATASI BANJIR

PT PALMINA UTAMA–PEMKAB BANJAR SATUKAN LANGKAH, SIAPKAN SOLUSI BERTAHAP ATASI BANJIR

Kabupaten Banjar, SuratKabarDigital.com — Upaya penanganan banjir di Kecamatan Cintapuri Darussalam mulai menemukan titik terang. PT Palmina Utama bersama Pemerintah Kabupaten Banjar sepakat mempercepat solusi melalui langkah kolaboratif, mulai dari bantuan langsung kepada warga hingga rencana normalisasi sungai dan pembangunan tanggul.

Kesepakatan tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi antara manajemen PT Palmina Utama, Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, serta dinas terkait, sebagai tindak lanjut hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kabupaten Banjar.

Wakil Direktur PT Palmina Utama, Rahmat Ade Hidayatullah, mengatakan perusahaan berkomitmen aktif terlibat dalam penanganan banjir, khususnya bagi masyarakat yang terdampak langsung di wilayah sekitar operasional perusahaan.

“Dalam waktu dekat, kami akan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di sembilan desa di Kecamatan Cintapuri Darussalam. Ini bagian dari solusi jangka menengah yang kami dorong agar dampak banjir bisa segera diringankan,” ujar Rahmat.

Selain bantuan sosial, PT Palmina Utama juga mendorong solusi struktural berupa normalisasi sejumlah alur sungai yang dinilai menjadi penyebab lambatnya surut air. Menurut Rahmat, langkah tersebut perlu kajian teknis mendalam serta koordinasi lintas instansi, mengingat kewenangan sungai tidak berada pada satu pihak saja.

“Tidak semua sungai kewenangannya ada di daerah atau perusahaan. Karena itu, semua pihak harus duduk bersama. Kami siap berkolaborasi, yang terpenting solusi ini bisa segera diwujudkan agar ke depan kondisi banjir tidak separah sekarang,” tegasnya.

Rahmat juga menegaskan bahwa sejak awal beroperasi, PT Palmina Utama secara konsisten membantu masyarakat sekitar. Dua desa yang berada di ring satu perusahaan, yakni Desa Alalak Padang dan Makmur Karya, disebut selalu mendapatkan dukungan setiap kali mengajukan permohonan bantuan, termasuk penyaluran sembako yang telah dilakukan dua pekan lalu.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H Yudi Andrea, menyampaikan rapat koordinasi tersebut bertujuan memastikan rencana solusi yang disampaikan perusahaan benar-benar dapat direalisasikan di lapangan.

“Hari ini kami ingin memastikan langkah-langkah yang sudah dipaparkan, baik saat RDP maupun sebelum itu, memang bisa dijalankan secara teknis,” jelas Yudi.

Ia mengungkapkan, penanganan banjir disepakati dilakukan melalui tiga tahapan. Tahap pertama adalah jangka pendek berupa bantuan sosial dan perbaikan rumah warga terdampak.

Tahap kedua jangka menengah, yakni normalisasi sungai yang akan dikoordinasikan dengan Balai Wilayah Sungai karena menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Sedangkan tahap ketiga adalah solusi jangka panjang berupa pembangunan tanggul di kawasan permukiman, pertanian, dan perkebunan.

“Kami minta dinas teknis, khususnya PUPR, membantu mengkomunikasikan rencana normalisasi ke balai. Untuk jangka panjang, pembangunan tanggul menjadi opsi penting agar banjir tidak terus berulang,” pungkasnya.

Admin SKD04