Banjarbaru, SuratKabarDigital.com – Hari pertama masuk sekolah di Kota Banjarbaru tidak hanya menjadi awal tahun ajaran baru, tetapi juga momentum memperkuat karakter peserta didik dan keterlibatan keluarga dalam dunia pendidikan.
Hal tersebut terlihat pada pembukaan Open House dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SD Al Halaby Islamic School, Jalan Intan Raya, Loktabat Utara, Senin (13/7/2026). Kegiatan dibuka oleh Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum dan Politik, H. Marhain Rahman, yang mewakili Wali Kota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby.
Dalam sambutannya, Marhain menegaskan kehadiran sekolah-sekolah berkualitas menjadi salah satu pilar penting dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kota Banjarbaru.
Menurutnya, MPLS bukan sekadar kegiatan mengenalkan lingkungan sekolah kepada siswa baru, tetapi menjadi langkah awal membangun karakter, mengenalkan budaya sekolah, tata tertib, serta nilai-nilai yang akan menjadi bekal selama menempuh pendidikan.
“Pelaksanaan MPLS yang edukatif, ramah, dan menyenangkan diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, serta menghargai setiap anak,” ujarnya.
Pelaksanaan hari pertama sekolah tahun ini juga selaras dengan kebijakan Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) yang diinisiasi Wali Kota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby.
Program tersebut mendorong keterlibatan aktif para ayah dalam mendampingi anak pada hari pertama sekolah sebagai bagian dari penguatan ketahanan keluarga sekaligus pembentukan karakter sejak usia dini.
Marhain menegaskan, Pemerintah Kota Banjarbaru terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan guna mewujudkan Banjarbaru EMAS (Elok, Maju, Adil, dan Sejahtera).
Ia berharap seluruh sekolah di Banjarbaru mampu menjadi tempat lahirnya generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Suasana pembukaan MPLS di SD Al Halaby Islamic School berlangsung meriah dengan penampilan berbagai bakat siswa, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, public speaking, hingga pertunjukan tari.
Penampilan tersebut menjadi cerminan komitmen sekolah dalam mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh, tidak hanya pada aspek akademik, tetapi juga kepercayaan diri, kreativitas, dan karakter sejak hari pertama mereka memasuki lingkungan sekolah.











































